Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kepala Staf TNI AD Pastikan Eks Atlet Voli Aprilia Manganang adalah Pria

Aprilia sejak lahir memang berjenis kelamin pria, namun dia mengalami kelainan medis yang disebut hipospadia
Pebola voli putri Bandung BJB Tandamata Aprilia Santini Manganang (kiri) melepas smes ke arah tim pebola voli putri Jakarta BNI 46 saat pertandingan seri kedua putaran kedua Proliga 2020 di GOR C'Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/3/2020)./Antara
Pebola voli putri Bandung BJB Tandamata Aprilia Santini Manganang (kiri) melepas smes ke arah tim pebola voli putri Jakarta BNI 46 saat pertandingan seri kedua putaran kedua Proliga 2020 di GOR C'Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/3/2020)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa, memastikan Sersan Dua Aprilia Manganang yang merupakan mantan atlet timnas bola voli putri adalah seorang pria.

"Serda Aprilia ini punya kelainan pada sistem reproduksinya sejak lahir. Kelainan ini kita ketahui dengan istilah hipospadia," kata dia, saat jumpa pers di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Aprilia, kata dia, sejak lahir memang berjenis kelamin pria, namun dia mengalami kelainan medis yang disebut hipospadia yakni kelainan bentuk kelamin yang kerap dialami bayi laki-laki saat dilahirkan.

Namun, lanjut dia, keluarganya dan tenaga medis yang menangani Aprilia tak begitu paham dengan jenis kelainan ini. Saat itu, Aprilia pun dinyatakan sebagai perempuan lantaran alat kelamin yang dia miliki memang sedikit berbeda.

Pihaknya baru mengetahui kondisi Aprilia setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada 3 Februari 2021.

Setelah hasil rekam medis, diketahui hormon testosteron Aprilia lebih tinggi, tak hanya itu di dalam organ dalamnya pun tak ada organ tubuh yang mestinya dimiliki perempuan.

Setelah hasil rekam medis keluar dan dijelaskan secara rinci kepada Aprilia, Andika Perkasa mengaku menawarkan Aprilia untuk menjalani operasi perbaikan (correction surgery) di RSPAD Gatot Subroto.

Aprilia pun menerima hasil pemeriksaan medis itu bahkan menyetujui untuk melakukan operasi perbaikan.

Hingga kini, bintara TNI AD itu masih menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi jumlah kadar hormon testoteron, urologi, bahkan MRI.

"Jadi, saya konsultasi tawarkan apa yang bisa kami bantu untuk dia. Akhirnya, Sersan Manganang rupanya sambut baik. Ini yang ditunggu-tunggu, saya hadirkan tim RSPAD, kemudian lakukan pemeriksaan lengkap dengan menggunakan seluruh fasilitas kesehatan kami," katanya.

Andika Perkasa menyatakan, sebetulnya kelainan pada sistem reproduksi ini cukup sering terjadi. Bahkan menempati peringkat kedua dari jumlah kasus yang biasa terjadi untuk kelahiran bayi laki-laki.

"Menurut data, di setiap bayi laki yang lahir ada satu yang alami kelainan, atau empat orang setiap 1.000 kelahiran bayi laki-laki," ucapnya.

Serda Aprilia datang ke Jakarta untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Dia didampingi kedua orangtuanya.

Sersan Dua Aprilia Manganang masuk menjadi prajurit TNI AD sejak 2016 melalui jalur khusus mengingat Aprilia merupakan atlet voli nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper