Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendikbud Kucurkan DAK Fisik 2021 Senilai Rp17,7 Triliun

DAK Fisik akan dialirkan ke 31,695 satuan pendidikan dan fokus untuk menuntaskan kebutuhan sarana prasarana di sekolah.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 Februari 2021  |  16:22 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berdialog dengan kepala sekolah dan guru saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 8 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/11/2020). - Antara
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berdialog dengan kepala sekolah dan guru saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 8 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menganggarkan Rp17,7 triliun untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik bagi sekolah pada 2021.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, DAK Fisik akan dialirkan ke 31,695 satuan pendidikan dan fokus untuk menuntaskan kebutuhan sarana prasarana di sekolah.

Perinciannya untuk PAUD sebesar Rp398,34 miliar kepada 1.942 sasaran satuan pendidikan, untuk SD Rp7 triliun kepada 21.464 satuan pendidikan. Kemudian, untuk SMP sebesar Rp657,84 miliar untuk 5,234 satuan pendidikan.

Selanjutnya, untuk jenjang SKB diberikan Rp110,15 miliar untuk 150 satuan pendidikan. Untuk SMA diberikan Rp2,43 triliun untuk 1.263 sekolah. Untuk SLB alokasinya sebesar Rp 125,37 miliar untuk 360 sekolah, dan untuk SMK sebesar Rp3,05 triliun untuk 1.282 sekolah.

“Jadi nanti pemenuhan sarana prasarana dilakukan secara menyeluruh. Bukan cuma membetulkan pagar dan pintu rusak saja. Tapi secara holistik,” ungkapnya.

Adapun, pelaksanaan DAK Fisik tahun ini dilakukan secara kontraktual dan melibatkan Dinas PUPR Daerah. Hal ini akan mempermudah kinerja kepala sekolah sehingga tidak harus melaksanakan kegiatan rehabilitasi sendiri.

“Jadi ada tim profesional yang melakukan asemen, evaluasi, dan monitor pekerjaan yang dilaksanakan. Kepala Sekolah tidak perlu kerja lebih mengawasi pembangunan atau pengadaan bahan bangunan di sekolah, belum lagi kalau ada oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Nadiem.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud Nadiem Makarim
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top