Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Niat dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh 25-27 Februari 2021

Dalam berbagai hadis, Nabi Muhammad SAW menjelaskan berbagi keutamaan puasa ayyamul bidh
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  21:13 WIB
Ilustrasi Berdoa.  - Istimewa
Ilustrasi Berdoa. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Besok 25-27 Februari 2021 bulan Rajab memasuki pertengahan bulan. Umat Islam disunnahkan melakukan puasa setiap pertengahan bulan atau dikenal dengan ayyamul bidh.

Puasa ayyamul bidh adalah puasa yang pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. 

Dalam berbagai hadis, Nabi Muhammad SAW menjelaskan berbagi keutamaan puasa ayyamul bidh. Dari Abu Hurairah r.a, "Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan shalat Dhuha, mengerjakan shalat witir sebelum tidur." (HR Bukhari).

Sementara itu bulan Rajab dalam kalender Islam memiliki posisi yang istimewa. Dalam hadisnya, Rasulullah SAW menjelaskan keistimewaan bulan Rajab seperti diceritakan Abu Bakroh. 

"Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo'dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya'ban." (HR Bukhari & Muslim)

Adapun puasa Ayyamul Bidh boleh dilakukan tiga hari berturut-turut maupun satu atau dua hari saja.

Tata cara melakukan puasa ayyamul bidh sama dengan puasa wajib dan puasa sunah lainnya. Puasa ayyamul bidh dimulai dengan niat, lalu menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa seperti makan minum dan hawa nafsu. Puasa dimulai dari terbit fajar atau ditandai dengan azan Subuh hingga terbenam matahari atau ditandai dengan azan Magrib.

Niat puasa ayyamul bidh boleh dilakukan di malam hari atau pada pagi hari dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Niat boleh diucapkan secara lisan maupun di dalam hati.

Berikut bacaan niat puasa ayyamul bidh:

???????? ?????? ???????? ????????? ??????? ????? ????????

Nawaitu sauma ayyami bidh sunnatan Lillahi Ta'ala.
Artinya: Saya berniat puasa sunah ayyamul bidh karena Allah ta'ala.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

islam muslim Puasa
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top