Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bisnis Indonesia Sabet Dua Penghargaan di IPMA 2021

Bisnis Indonesia meraih penghargaan Gold Winner dari Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2021 yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  18:16 WIB
Headline Bisnis Indonesia 11 Februari 2020. -  repro
Headline Bisnis Indonesia 11 Februari 2020. - repro

Bisnis.com, JAKARTA – Bisnis Indonesia meraih dua penghargaan dari ajang Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2021 dan satu penghargaan dari Indonesia Young Readers Awards (IYRA) 2021 yang digelar oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). 

Dari Indonesia Young Readers Awards (IYRA), Bisnis Indonesia mendapat penghargaan Bronze Winner rubrik Digital edisi Sabtu, 4 Januari 2020.

Kemudian, dari Indonesia Prints Media Awards (IPMA) 2021 Bisnis Indonesia berhasil menyabet penghargaan Gold Winner untuk kategori Surat Kabar Harian Terbaik edisi sampul muka (Cover) terbitan 1 November 2020 dan Gold Winner untuk kategori Infografis Surat Kabar Terbaik edisi Minggu 20 Desember 2020.

Penghargaan kali ini mengangkat tema “Innovative Collaboration Beyond Pandemic”. Apresiasi rutin persembahan Serikat Perusahaan Pers (SPS) tahun ini diikuti 548 entri dan melibatkan sembilan orang juri.

Kesembilan juri tersebut antara lain adalah Ahmad Djauhar (Dewan Pers), Asmono Wikan (Sekretaris Jenderal SPS Pusat), Danu Kusworo (Redaktur Foto Harian Kompas), Ika Sastrosoebroto (President Director Prominent PR), Ndang Sutisna (Direktur Eksekutif First Position Group), Oscar Matulloh (Kurator dan Pewarta Foto Independent), Mas Sulistyo (Design Director DM ID).

Kemudian Nina Mutmainnah (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI), dan Agus Sudibyo (Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers). Proses penjurian dilakukan secara offline dan online, pada awal Februari 2021.

Melihat dinamika kompetisi kali ini, Ketua Harian SPS Pusat Januar P. Ruswita mengatakan ajang yang sudah berlangsung sejak tahun 2010 itu lagi-lagi menjadi bukti perkembangan dunia media yang begitu dinamis.

"Mereka terus beradaptasi, berinovasi, hingga bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Termasuk di masa sulit seperti pandemi," kata Januar dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Juri IPMA Agus Sudibyo menilai pandemi tidak mengurangi kualitas pemberitaan. Peserta IPMA juga tetap taat pada kode etik jurnalistik dan menjaga nilai-nilai publik. Menurutnya, ini menjadi pertanda baik karena berkaitan dengan keberlanjutan media dan profesionalisme media di Indonesia di masa depan.

Ndang Sutisna, juri IPMA dan IYRA menekankan pentingnya kekuatan ide dan simplicity eksekusi layout. Senada, Nina Mutmainnah mengapresiasi keberhasilan sejumlah media menampilkan fenomena yang sedang populer di kalangan generasi muda dari sudut pandang positif seperti konten game.

Sementara itu Ahmad Djauhar, juri IPMA yang juga Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers dan Sekretaris Dewan Pertimbangan SPS Pusat menekankan peran para pegiat media dalam kontribusi menjaga penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, bermartabat, dan berkualitas.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat kabar bisnis indonesia
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top