Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Video Gempa Jepang Magnitudo 7,3 Bermunculan di Media Sosial

Sedikitnya 100 orang terluka di enam prefektur hanya beberapa minggu sebelum peringatan 10 tahun gempa bumi, tsunami dan bencana nuklir pada Maret 2011.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 Februari 2021  |  10:23 WIB
Video Gempa Jepang Magnitudo 7,3 Bermunculan di Media Sosial
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter melanda Sabtu malam di lepas pantai Tohoku.

Sedikitnya 100 orang terluka di enam prefektur hanya beberapa minggu sebelum peringatan 10 tahun gempa bumi, tsunami dan bencana nuklir pada Maret 2011.

Di media sosial beredar video-video saat gempa terjadi.

Sebuah rak buku terlihat terbalik di sebuah rumah di Koriyama, Prefektur Fukushima, Sabtu malam setelah gempa kuat melanda wilayah tersebut. 

Guncangan horizontal berlangsung selama beberapa menit di dalam penginapan tradisional di Minamisoma, Prefektur Fukushima, dengan piring untuk makanan tersebar di ruang makannya.

“Guncangan awal terasa lebih kuat daripada yang saya alami saat Gempa Bumi Besar Jepang Timur. Aku bertanya-tanya apakah ini akan berakhir, " ujar kata Tomoko Kobayashi, seorang bekerja di penginapan dilansir dari Japan Times.

Setelah gempa 7,3, banyak gempa bumi yang lebih kecil dengan kekuatan antara 3 dan 5 terjadi di lepas pantai Fukushima.

Gempa, yang terjadi kurang dari sebulan sebelum peringatan 10 tahun Gempa Bumi Besar Jepang Timur, tercatat sebagai gempa 4 skala Jepang di utara sampai Prefektur Aomori dan paling barat sampai Prefektur Shizuoka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang gempa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top