Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pascaledakan di Galangan Kapal, Tim SAR Temukan 3 Jasad Meninggal Dunia

Corporate Management PT Barokah Galangan Perkasa Khairuddin mengatakan bahwa pihaknya belum ada laporan korban jiwa khususnya dari karyawan mereka setelah peristiwa itu terjadi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Februari 2021  |  08:12 WIB
Kapal yang terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (11/2/2021) sore. - ANTARA - Arumanto
Kapal yang terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (11/2/2021) sore. - ANTARA - Arumanto

Bisnis.com, SAMARINDA — Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polair Polda Kaltim, dan TNI AL telah menemukan tiga jasad meninggal dunia sehari setelah peristiwa meledaknya kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa di Pulau Atas, Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur.

Jasad ketiga orang tersebut ditemukan tim SAR gabungan di perairan Sungai Mahakam Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat (12/2/2021) petang dan diduga merupakan salah satu korban meledaknya kapal tanker.

Kasi Ops dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan bahwa jenazah ditemukan di perairan Sungai Mahakam depan Masjid Islamic Center Samarinda pukul 18.15 Wita.

“Satu jenazah ditemukan di depan Masjid Islamic Center Samarinda, belum diketahui identitas korban," katanya seperti dilansir laporan Tim Basarnas.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan keluarga korban Laka MOB (Kapal) di Mangkupalas Samarinda Seberang, jenazah tersebut bukan keluarga mereka yang hilang sejak 3 hari yang lalu.

Sebelumnya, tim SAR gabungan dan warga juga telah menemukan dua jasad yang diduga merupakan korban dari peristiwa meledaknya kapal tanker.

Satu jasad ditemukan oleh tim SAR gabungan di perairan Sungai Mahakam pada Jumat sekitar pukul 11.15 Wita di kawasan Kutai Lama, Kutai Kartanegara.

Sementara itu, satu jasad lainnya ditemukan oleh warga di lokasi kejadian kapal meledak dengan kondisi kaki dan tangan patah yang dikenali pria bernama Gunawi, pada Kamis (11/2/2021) malam atau beberapa jam setelah kapal meledak tersebut berhasil dipadamkan.

Hingga saat ini sudah ditemukan tiga jasad, setelah peristiwa meledaknya kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa di Kelurahan Pulau Atas Kecamatan Sambutan.

Dalam peristiwa tersebut ada tiga pekerja yang dilaporkan hilang.

Sebelumnya, Kapolsek Samarinda Kota AKP Aldy Ardya Satya mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap tiga pekerja yang saat itu ada di lokasi kejadian.

"Kami masih melakukan pencarian, apakah mereka hilang akibat ledakan atau sudah pulang sebelum terjadi kebakaran, kami masih menunggu informasi lebih lanjut," kata Aldy.

Namun, perwakilan perusahaan PT Barokah Perkasa membantah bahwa ada pekerjanya yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Corporate Management PT Barokah Galangan Perkasa Khairuddin mengatakan bahwa pihaknya belum ada laporan korban jiwa khususnya dari karyawan mereka setelah peristiwa itu terjadi.

Terkait dengan adanya penemuan mayat yang terapung di Sungai Mahakam oleh tim SAR, Kharuddin mengatakan bahwa sebelum kejadian kapal terbakar memang sudah ada laporan warga yang hilang di perairan Sungai Mahakam di dekat lokasi kejadian kapal terbakar.

"Oleh karena itu, kami belum bisa memastikan apakah korban yang tenggelam itu korban dari kapal kami yang terbakar atau kejadian yang lain. Kami menyerahkan sepenuhnya investigasi peristiwa ini kepada aparat kepolisian," kata Khairuddin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samarinda kapal tanker

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top