Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub Jawa Barat: Wisatawan Jangan Datang Dulu

Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan agar wisatawan menunda kunjungan ke Jawa Barat selama libur nataru, sebagai upaya menekan lonjakan kasus Covid-19.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  12:37 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjadi Plh Bupati Bekasi di Gedung Sate, Bandung, Kamis (18/10). - Bisnis/Wisnu Wage
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjadi Plh Bupati Bekasi di Gedung Sate, Bandung, Kamis (18/10). - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berpesan agar wisatawan dari luar daerah meminimalisir kunjungan ke daerah pimpinannya selama libur natal dan tahun baru. Uu berharap pesan ini diingat betul demi menekan persebaran kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar).

"Insyaallah tahun depan diperbolehkan lagi, jadi kami minta pengertian," kata Uu dalam keterangan resminya usai memimpin Apel Gelar Pasukan Lilin Lodaya 2020, Senin (21/12/2020).

Terhadap wisatawan yang sudah terlanjur tiba ke Jawa Barat, Uu mengatakan Pemprov Jabar tidak akan melakukan pengusiran. Hanya saja, dia berpesan agar ada pemahaman di antara wisatawan untuk menghindari kerumunan. Budaya 3 M, yakni menjaga jarak aman, memakai masker dan mencuci tangan juga harus terus ditegakkan.

Sementara, kepada warga luar kota yang terpaksa datang ke Jawa Barat karena pekerjaan atau urusan penting lain, Uu berpesan agar setiap pendatang lebih dulu melakukan tes rapid atau swab.

"Bagi wisatawan yang datang ke Jabar itu diimbau untuk mengadakan rapid test antigen, kemudian juga untuk tempat yang ingin melaksanakan kegiatan semacam itu harus tetap harus melaksanakan," imbuhnya.

Sebagai catatan, pada Minggu (20/12/2020) kasus harian Covid-19 di Jawa Barat mengalami penambahan 3.052 kasus. Bila dikalkulasi secara kumulatif, total kasus di provinsi pimpinan Gubernur Ridwan Kamil tersebut telah menyentuh 60.940. 

Adapun jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Jawa Barat bertambah 1 orang. Kini, secara kumulatif korban meninggal di kawasan ini telah mencapai 1.095.

 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top