Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hotman Paris: Bukan di Indonesia kalau Tidak Pakai Antre Lama

Jika mengeluh, kata pengacara 30 miliar ini, alasannya kurang petugas atau menyesuaikan prosedur.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 18 Desember 2020  |  09:54 WIB
Pengacara Hotman Paris Hutapea. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @hotmanparisofficial
Pengacara Hotman Paris Hutapea. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @hotmanparisofficial

Bisnis.com, JAKARTA – Pengacara Hotman Paris Hutapea kembali melontarkan kekecewaan dan protes atas lambannya proses validasi atau stempel surat hasil tes usap (swa) Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

Lewat unggahannya di akun @hotmanparisofficial, diketahui bahwa Hotman dan ratusan calon penumpang antre sepanjang 200 meter, dan menghabiskan waktu sejam demi stempel dari petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada Kamis (16/12/2020).

Dari Bali, Hotman mengatakan bahwa bukan di Indonesia namanya kalau tidak pakai antre berlama-lama untuk urus  segala sesuatu.

Jika mengeluh, kata pengacara 30 miliar ini, alasannya kurang petugas atau menyesuaikan prosedur.

“Prosedur apa? Padahal ini aturan mereka, tapi mereka sendiri yang kadang suka kepentok sama aturan itu,” tegas Hotman.

Seharusnya, ujarnya, sebelum bikin aturan, diatur dulu sistemnya supaya tidak amburadul.

“Kita sebagai masyarakat yang butuh juga tidak merasa dirugikan terus,” tukas pengacara bergelar Raja Pailit ini.

Sebelumnya, Hotman mengunggah video penumpang antre stempel hasil pemeriksaan tes usap (swab) Covid-19 berbasis metode PCR dan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (17/12/2020).

Dari pantauan di akun Instagram @hotmanparisofficial, diketahui bahwa Hotman adalah satu dari ratusan penumpang yang hendak terbang pada Kamis (17/12/2020) pagi.

Ada dua video yang diunggah Hotman Paris. Dari keterangannya, Hotman dan para penumpang antre di Soekarno-Hatta pada pukul 05.00 WIB.

Antrean mengular membuat keramaian di Bandara Soekarno-Hatta pada pagi hari. Menurut Hotman, antrean itu sepanjang 200 meter.

“Soekarno Hatta, Kamis 17 Desember 2020, jam 5 subuh antre stempel swab. Balada stempel validasi surat swab,” tulis Hotman.

Kemudian, dia mengatakan ada calon penumpang yang sudah saatnya akan terbang, namun surat keterangan pemeriksaan swab belum distempel petugas Kesehatan Pelabuhan.

“Sekarang Jam 5 ini, pesawat jam 5.10. Kasihan ibu. Halo pimpinan Kesehatan Pelabuhan, tolong ditambah petugas, Salam Hotman Paris,” ujarnya.

Menanggapi keluhan pengacara Hotman Paris Hutapea soal antrean untuk mendapatkan stempel hasil tes swab di Bandara Soekarno-Hatta, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta, Darmawali Handoko mengatakan pihaknya menambah personel.

Penambahan personel dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

"Kami menambah empat personel lagi," kata Darmawali saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Dia mengatakan, memang sebelumnya terjadi antrean, karena adanya peningkatan penumpang, tapi bisa segera terurai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotman paris
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top