Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pilkada Karawang 2020: Zona Merah Corona, 5 Pengawas Reaktif Covid-19 Diganti

Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Karawang Charles Silalahi menyatakan ada beberapa kendala dalam penyelenggaraan pemilihan bupati (pilbup) Karawang.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 09 Desember 2020  |  07:48 WIB
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengecek kesiapan di TPS 08, Grant Taruma, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (8/12/2020) malam. - Bawaslu
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengecek kesiapan di TPS 08, Grant Taruma, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (8/12/2020) malam. - Bawaslu

Bisnis.com, KARAWANG -  Anggota  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)  Fritz Edward Siregar melakukan kunjungan pengawasan Selasa (8/12/2020) malam menjelang pemungutan suara di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dalam melakukan patroli pengawasan, dia mengingatkan jajaran pengawas pilkada waspada dengan berbagai potensi pelanggaran.

"Kita harus waspada. Masa tenang ini sebenarnya membuat para pengawas malah tak tenang, karena ada berbagai potensi pelanggaran. Berbeda dengan KPU yang kerja tiap tahapan sudah terencana. Kita harus antisipasi segala bentuk pelanggaran," sebutnya saat mengunjungi Kantor Bawaslu Kabupaten Karawang, Selasa (8/12/2020), dikutip dari bawaslu.go.id.

Fritz mengungkapkan, dalam mengawasi dan menindak pelanggaran pilkada memerlukan ketekunan dan kesabaran. Dia beralasan, segala bentuk pelanggaran tersebut dilakukan secara tersembunyi, sehingga tugas para pengawas untuk senantiasa kerja keras mengungkapkan pelanggaran menjelang pemungutan suara.

Dia menambahkan, tugas pengawas pilkada kian bertambah atas dampak pandemi Covid-19.

 "Banyak petugas yang diketahui banyak reaktif atau masih banyak pemilih yang belum menerima undangan memilih. Itu segala risiko para pengawas," tutur Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data, dan Informasi itu.

Perlu diketahui, jajaran pengawas ad hoc (sementara) di Kabupaten Karawang ada lima Pengawas TPS dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test. Kelimanya kemudian diganti dengan Pengawas TPS baru.

Sementara, Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Karawang Charles Silalahi menyatakan ada beberapa kendala dalam penyelenggaraan pemilihan bupati (pilbup) Karawang.

"Misalnya karena hujan ada beberapa TPS dipindah. Kami berharap teman-teman KPU bisa mengawal. Kabupaten Karawang pun masih masuk zona merah (penyebaran Covid-19, sehingga memang perlu waspada," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fritz menyempatkan melakukan patroli pengawasan di TPS 01 Desa Ciranggon Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya dan TPS 08 Desa Grant Taruma, Kecamatan Telukjambe Timur.

Kepada KPPS, Panwascam, dan Pengawas TPS, dia menyakan kesiapan penyelenggaraan dan upaya pengawasan. Ditemukan logistik telah siap. Petugas pengawas ad hoc pun mengaku siap melakukan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

Hadir dalam patroli pengawasan bersama jajaran Bawaslu Jawa Barat, Bawaslu Kabupaten Cirebon, dan Bawaslu Kota Cirebon.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang bawaslu Pilkada 2020
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top