Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gratis Vaksinasi Covid-19, Warga Rusia Cukup Daftar Online

Sputnik V, salah satu dari dua vaksin buatan Rusia yang telah menerima izin penggunaan di Rusia meskipun uji klinis tidak lengkap, membutuhkan dua suntikan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  13:22 WIB
Seorang perawat memperlihatkan sebuah kotak dengan vaksin Rusia
Seorang perawat memperlihatkan sebuah kotak dengan vaksin Rusia "Sputnik-V" melawan penyakit Covid-19 disiapkan untuk suntikan dalam tahap uji coba pasca-pendaftaran di sebuah klinik di Moskow, Rusia, Kamis (17/9/2020). - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Kota Moskow pada Jumat (4/12/2020) meluncurkan layanan bagi warga untuk membuat janji divaksinasi Covid-19.

Peluncuran itu dilakukan dua hari setelah Presiden Vladimir Putin menyerukan vaksinasi skala besar.

Sputnik V, salah satu dari dua vaksin buatan Rusia yang telah menerima izin penggunaan di Rusia meskipun uji klinis tidak lengkap, membutuhkan dua suntikan.

Uji coba sementara menunjukkan vaksin Sputnik 92 persen efektif melindungi manusia dari Covid-19.

Sepuluh vaksin sedang dikembangkan di Rusia, kata Anna Popova, Kepala Pengawas Kesehatan Konsumen Rospotrebnadzor, pada Kamis (3/12/2020) seperti dikutip kantor berita TASS.

Penduduk Moskow bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi gratis di 70 titik di sekitar kota dan janji sudah mulai bisa dibuat untuk Sabtu (6/12/2020), demikian informasi yang tertera di situs wali kota.

Pada awalnya, pembuatan janji hanya tersedia bagi para pekerja sosial, dokter, dan guru berusia antara 18 dan 60 tahun, baik di lembaga negara maupun swasta.

Sekarang, setiap penduduk Moskow yang memiliki akun daring dapat membuat janji pertemuan untuk divaksinasi. Namun, situs pemkot menyebutkan bahwa orang-orang harus menunjukkan bukti pekerjaan untuk dapat membuat janji vaksinasi.

"Untuk para warga Moskow lainnya, vaksinasi gratis akan tersedia nanti," demikian disebutkan dalam situs itu.

Inggris telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 yang berbeda, yaitu hasil pengembangan Pfizer Inc dan BioNTech, yang rencananya akan diluncurkan mulai awal pekan depan.

Rusia pada Jumat (4/12/2020) melaporkan 27.403 kasus Covid-19. Jumlah itu turun kembali dari rekor tertinggi pada Kamis.

Lebih dari 20.000 orang di Moskow telah menerima suntikan Sputnik V, yang 273 di antaranya adalah mereka yang sakit Covid-19, kata Wakil Wali Kota Moskow Anastasia Rakova seperti dikutip kantor-kantor berita Rusia.

Rakova mengatakan,  kementerian pertahanan dijadwalkan menerima 100.000 dosis vaksin pada Desember, cukup untuk memvaksinasi 50.000 personel militer.

Rusia tidak memberlakukan karantina wilayah selama gelombang kedua pandemi, dan lebih memilih menerapkan pembatasan sosial secara terarah di berbagai wilayah.

Dengan 2.402.949 kasus infeksi Covid-19, posisi Rusia di dunia berada di bawah Amerika Serikat, India, dan Brasil.

Sejak Covid-19 muncul, 42.176 orang di Rusia meninggal karena karena pandemi itu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia Covid-19 Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top