Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Sufmi Dasco Sebut Kata Khilaf dan Musibah

Edhy Prabowo sudah menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Saeno
Saeno - Bisnis.com 27 November 2020  |  00:05 WIB
Sufmi Dasco Achmad - Antara
Sufmi Dasco Achmad - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan permohonan maafnya atas kasus korupsi yang dilakukan Menteri KKP Edhy Prabowo.

Sejumlah poin disampaikan Dasco terkait kasus Edhy Prabowo. Dasco menyebut kata musibah, khilaf dan instrospeksi terkait kasus Edhy Prabow yang terakhir menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. 

Cuitan Dasco pada pukul 4 sore itu mendapat sejumlah tanggapan dari warganet. Mereka menyoroti kata musibah dan khilaf.

"Kok musibah Pak? Justru musibah bagi rakyat Pak," ujar akun @partycypantz.

Sementara akun berkomentar singkat, "Khilaf.....????" ujarnya.

Sementara itu, Edhy Prabowo sudah menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum dan juga nanti akan mengundurkan diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri, dan saya yakin prosesnya sudah berjalan," kata Edhy, di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Edhy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Menurut Dasco Gerindra akan segera mempersiapkan pengganti posisi Edhy Prabowo di partainya.

Dasco menyebutkan pengunduran diri Edhy Prabowo sebagai wakil ketua umum Partai Gerindra sudah diterima partai sesuai dengan ketentuan serta aturan yang berlaku dan mekanisme partai. Karena itu Partai Gerindra segera mempersiapkan calon pengganti untuk posisi Edhy Prabowo.

"Tentunya pengunduruan diri dari Pak Edhy Prabowo kami terima dengan baik sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku di partai dan karena sudah langung diumumkan, kami terima. Dan kami akan segera siapkan penggantinya," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (26/11/2020).

Sementara mengenai posisi Edhy Prabowo di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dasco menyatakan bahwa Partai Gerindra menunggu arahan Presiden Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp gerindra edhy prabowo

Sumber : Bisnis.com/Twitter

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top