Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Joe Biden Susun Kabinet, Imigran Kuba Jadi Menteri Keamanan Dalam Negeri

Biden memilih pengacara Alejandro Mayorkas untuk mengepalai Departemen Keamanan Dalam Negeri dan mempercayakan imigran Kuba tersebut untuk membantu membalikkan kebijakan imigrasi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 November 2020  |  06:27 WIB
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden membahas UU Perlindungan kesehatan Affordable Care Act (Obamacare) dalam jumpa pers di Wilmington, Delaware, AS, 10 November 2020. - Antara/Reuters\r\n
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden membahas UU Perlindungan kesehatan Affordable Care Act (Obamacare) dalam jumpa pers di Wilmington, Delaware, AS, 10 November 2020. - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden terpilih AS Joe Biden menunjuk anggota kunci tim kebijakan luar negerinya dan menjadikan asisten tepercaya Antony Blinken sebagai menteri luar negeri untuk membangun kembali hubungan Washington di Eropa dan seluruh dunia.

Biden, yang telah berjanji untuk membatalkan kebijakan "America First" Presiden Republik Donald Trump, juga menunjuk Jake Sullivan sebagai penasihat keamanan nasional dan Linda Thomas-Greenfield sebagai Duta Besar AS untuk PBB.

Keduanya memiliki banyak pengalaman di pemerintahan.

Thomas-Greenfield sebelumnya memegang jabatan diplomatik senior di bawah Presiden Barack Obama, sementara Sullivan adalah wakil asisten Obama dan penasihat kebijakan senior untuk kampanye kandidat presiden Hillary Clinton.

Kini, Biden sedang menyusun pemerintahan dan bersiap untuk dilantik pada 20 Januari untuk memimpin negara yang menghadapi krisis kesehatan publik terbesar dalam sejarah.

Sedangkan, Pesiden Donald Trump menolak untuk menyerah dan menghalangi pemerintah untuk memberikan dukungan yang biasanya diberikan oleh presiden terpilih.

Biden memilih pengacara Alejandro Mayorkas untuk mengepalai Departemen Keamanan Dalam Negeri dan mempercayakan imigran Kuba tersebut untuk membantu membalikkan kebijakan imigrasi garis keras Trump seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (24/11/2020).

Mayorkas akan menjadi pemimpin kelahiran asing pertama dari departemen besar yang dibentuk setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat. Mayorkas menjabat sebagai wakil menteri dalam pemerintahan Obama.

Biden juga mengumumkan bahwa John Kerry, mantan senator AS dan calon presiden dari Partai Demokrat tahun 2004, akan menjadi utusan khusus untuk perubahan iklim.

Biden telah berjanji untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir dengan Iran jika Teheran memulihkan kepatuhannya. AS juga akan kembali ke kesepakatan iklim Paris, meninggalkan rencana untuk meninggalkan Organisasi Kesehatan Dunia dan mengakhiri aturan AS yang melarang pendanaan aborsi.

Biden diperkirakan akan menunjuk lebih banyak anggota kabinet akhir pekan ini.

Pekan lalu, dia telah memilih seorang menteri keuangan, dan akan mengumumkan orang tersebut menjelang liburan Thanksgiving 26 November. Mantan kepala Federal Reserve Janet Yellen disebut sebagai kandidat teratas.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Joe Biden
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top