Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Diplomasi Parlemen yang Diusung DPR untuk Tangani Covid-19

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera menyatakan parlemen juga berperan untuk merajut kerja sama internasional.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 November 2020  |  16:05 WIB
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera menegaskan adanya pandemi Covid-19 merupakan waktu yang tepat untuk mendorong semangat multilateralisme.

Menurutnya, kerja sama kolektif justru sangat dibutuhkan untuk menangani pandemi Covid-19 yang telah menelan banyak korban secara nasional maupun global.

“Pandemi tidak bisa diselesaikan tanpa kerja sama internasional, karena sifat pandemi menyeluruh,” katanya, Jumat (20/11/2020).

Politisi F-PKS itu juga menuturkan krisis kesehatan global akibat pandemi Covid-19 mengharuskan aktivitas diplomasi beradaptasi dengan cepat. Hingga saat ini, tak kurang dari 215 negara yang terjangkit Covid-19.

Menurutnya, parlemen juga berperan untuk merajut kerja sama internasional. Apalagi, diplomasi parlemen lebih fleksibel dibandingan diplomasi first track yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri.

Mardani membeberkan bahwa prioritas diplomasi parlemen di tengah pandemi Covid-19 adalah fokus pada isu-isu yang bersifat urgen dan bernilai strategis bagi Indonesia. Salah satunya mendorong peningkatan kerja sama internasional, terutama untuk tersedianya akses yang setara terhadap vaksin, obat obatan dan alat kesehatan bagi setiap negara.

Hal itu, ujarnya, juga sejalan dengan diplomasi pemerintah. Karena itulah perlu kerja sama internasional lebih erat di masa sekarang terutama akses terhadap vaksin bagi para penyintas dan pasien yang masih mengidap Covid-19.

“Jika negara Afrika dan Asia tidak dapat vaksin, maka sama saja akan ada celah Covid-19 itu masuk kembali,” kata Mardani.

Oleh karena itu, dia juga mengimbau masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Masyarakat tetap sehat dan ekonomi tetap berjalan seharausnya, katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top