Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Pastikan Usut Laporan Dugaan Suap Impor Petinggi NasDem

KPK mengaku akan melakukan langkah-langkah analisis lebih lanjut dengan lebih dahulu melakukan verifikasi terhadap laporan yang diterima terkait suap impor petinggi NasDem.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 18 November 2020  |  12:14 WIB
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan dari politikus Nasdem Kisman Lakumakulita terkait tindak pidana korupsi yang dilakukan sejumlah petingginya.

Diketahui Kisman melaporkan wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad ali dan Ketua DPP NasDem Rusdi Masse atas dugaan korupsi izin impor produk holtikultura

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan KPK masih akan terus melakukan kajian terhadap laporan masyarakat dimaksud sesuai prosedur.

"KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaahan terhadap laporan tersebut, untuk mendalami lebih lanjut apakah masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK," ujar Ali saat dihubungi, Rabu (18/11/2020).

Sebelumnya, disebutkan Kisman bahwa Ahmad Ali dan Rudi Masse diduga menerima fee terkait pengurusan impor. Dalam pengurusan impor tersebut ada pungutan sebesar Rp1.000 per kg untuk mendapat izin kuota impor.

KPK mengaku akan melakukan langkah-langkah analisis lebih lanjut dengan lebih dahulu melakukan verifikasi terhadap data yang diterima.

"Selanjutnya akan dilakukan telaahan dan kajian terhadap informasi dan data tersebut," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi nasdem
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top