Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Ini, Komnas HAM Temui Jokowi. Bahas Apa?

Komnas HAM memberi masukan terkait pidato Presiden pada hari HAM Internasional yang jatuh pada 10 Desember mendatang dan beberapa isu HAM lainnya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 16 November 2020  |  13:14 WIB
Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020). - Antara
Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi masukan terkait pidato Presiden pada hari HAM Internasional yang jatuh pada 10 Desember mendatang dan beberapa isu HAM lainnya.

“Kita pertama membahas mengenai rencana dan usulan Komnas HAM terkait pidato presiden pada hari HAM internasional tanggal 10 Desember. Yang juga serius kita bicarakan soal kasus penembakan Pendeta Yeremia, hasil temuan Komnas HAM seperti apa,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada awak media, Senin (16/11/2020).

Lebih lanjut, dia menyatakan masih terkait persoalan yang terjadi di Papua, Komnas HAM meminta dukungan Presiden Jokowi dalam pelaksanaan dialog damai sebagai solusi atas persoalan yang ada.

Ketua Komnas HAM berharap ada upaya serupa dari Presiden Jokowi dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait lainnya dalam menyelesaikan masalah di Papua secara lebih komprehensif

“Kasus-kasus kekerasan yang terus terjadi itu menurut kami harus segera diputus siklus kekerasannya. Dari situlah kemudian bisa dicarikan solusi damai bagi permasalahan di Papua dan tadi Bapak Presiden [Jokowi] menyambut baik usulan Komnas HAM,” ujar Taufan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus kekerasan di Intan Jaya yang terjadi pada September 2020, Komnas HAM telah menemui Menko Polhukam Mahfud MD untuk menyerahkan hasil investigasi peristiwa kekerasan tersebut.

Disebutkan bahwa hasil temuan Komnas HAM dalam investigasinya ternyata mirip dengan tekuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan pemerintah.

Sebelumnya, hasil temuan TGPF menyebut adanya keterlibatan baik aparat, kelompok kriminal bersenjata (KKB), dan juga pihak ketiga.

Adapun, Kasus penembakan di Intan Jaya, Papua terjadi pada 17 - 19 September 2020. Salah satu korban dari tiga korban penembakan ini adalah Pendeta Yeremia Zanambani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi komnas ham intan jaya
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top