Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puan Ingatkan Pemerintah, APBN Tak Hanya untuk Covid-19

APBN 2021 dirancang selain untuk penanganan pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19, juga berisikan program reformasi di berbagai bidang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 November 2020  |  16:03 WIB
Ketua DPR Puan Maharani - Bisnis/TV Parlemen
Ketua DPR Puan Maharani - Bisnis/TV Parlemen

Bisnis.com, JAKARTA - Anggaran Pendapat dan Belanja Negara Republik Indonesia disusun untuk berbagai pembiayaan program. APBN tidak hanya dibuat untuk menangani Covid-19.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengingatkan hal itu saat memberi sambutan pada Rapat Paripurna DPR RI ke-8 Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020 – 2021, Senin (9/11/2020). 

"APBN 2021 dirancang selain untuk penanganan pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19, juga berisikan program reformasi di berbagai bidang dalam mempersiapkan fondasi yang kokoh untuk mempercepat kemajuan Indonesia," kata Puan

Puan meminta agar Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Penerimaan Belanja Negara (DIPA) 2021 yang menjadi kewenangan pemerintah dapat disusun secara efisien, dan memberikan manfaat yang efektif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Puan mengatakan DPR RI telah selesai melaksanakan fungsi anggaran usai Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2021 disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna yang digelar di Jakarta, Selasa 29 September 2020 lalu.

"Dalam pelaksanaan fungsi anggaran, sesuai siklus dan mekanisme APBN, pembahasan, dan penetapan RUU APBN 2021 menjadi UU APBN 2021 telah selesai dilaksanakan," katanya.

Selanjutnya adalah proses penyusunan DIPA 2021 yang menjadi kewenangan Pemerintah. Puan berharap DIPA 2021 dapat disusun sesuai dengan amanat Undang-Undang APBN 2021 yang telah disepakati.

Meski begitu, Puan menegaskan bahwa penanganan pandemi Covid-19 masih menjadi atensi DPR RI untuk melaksanakan fungsi pengawasannya melalui alat kelengkapan dewan (AKD).

"Komisi-Komisi terkait akan memastikan bahwa regulasi, kinerja kelembagaan, kinerja program, mitigasi bencana, serta pengelolaan dana penanggulangan pandemi COVID-19 berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel," tegas Puan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn puan maharani Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top