Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Terhambat Hari Libur Nasional, Pemulihan Ekspor Korsel Terus Melaju

Ekspor turun 5,8 persen dalam 20 hari pertama bulan Oktober dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data kantor bea cukai yang dirilis Rabu (21/10/2020).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  11:01 WIB
Polisi militer Angkatan Darat AS berpatroli di jalan di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu (9/5/2020) malam, ketika gelombang kedua infeksi virus corona berpotensi muncul, terkait dengan aktivitas kelab malam malam. - Bloomberg
Polisi militer Angkatan Darat AS berpatroli di jalan di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu (9/5/2020) malam, ketika gelombang kedua infeksi virus corona berpotensi muncul, terkait dengan aktivitas kelab malam malam. - Bloomberg


Bisnis.com, JAKARTA - Data perdagangan Korea Selatan menunjukkan penurunan ekspor pada bulan Oktober didorong oleh hari kerja yang lebih sedikit, sementara pengiriman rata-rata harian terus pulih didorong oleh permintaan teknologi yang kian menguat.

Ekspor turun 5,8 persen dalam 20 hari pertama bulan Oktober dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data kantor bea cukai yang dirilis Rabu (21/10/2020). Nilai pengiriman harian rata-rata masih naik 5,9 persen, karena periode tersebut memiliki 1,5 hari kerja lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu.

Data perdagangan Korea Selatan berfungsi sebagai barometer permintaan global. Peningkatan pengiriman harian menunjukkan permintaan luar negeri perlahan-lahan meningkat karena negara-negara beradaptasi dengan kehidupan di tengah pandemi virus Corona.

Produsen memori chip Korea Selatan telah menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari peningkatan kerja jarak jauh dan pengaturan sekolah yang dipicu pandemi. Ekspor negara itu juga diharapkan mendapat dorongan dari pemulihan ekonomi yang meluas di China, mitra dagang terbesarnya.

“Kenaikan produk utama Korea seperti semikonduktor akan membantu menjaga ekspor secara keseluruhan meningkat,” kata Lee Jae-sun, seorang analis di Hana Financial Investment Co.

“Mengingat pemulihan China yang lebih cepat daripada negara lain, Korea harus melihat ekspornya dari barang setengah jadi meningkat secara bertahap," tambah Lee.

Pengiriman semikonduktor Korea Selatan meningkat 12 persen selama 1-20 Oktober, meskipun jumlah hari kerja lebih sedikit. Sementara itu, ekspor ke China turun 4,6 persen

Hari libur nasional Chuseok jatuh pada tanggal 30 September - 2 Oktober, berbeda dengan tahun lalu yang jatuh pada pertengahan September. Hal kemungkinan akan mengganggu kinerja perdagangan pada awal Oktober.

Ekspor ke AS turun 2,3 persen, sementara pengiriman ke Uni Eropa naik 14 persen dan pengiriman ke Jepang turun 17 persen. Pengiriman mobil ke luar negeri turun 7,6 persen, sementara produk minyak turun 42 persen. Penjualan ke luar negeri untuk perangkat komputer naik 11 persen.

Impor keseluruhan Korea Selatan turun 2,8 persen dalam 20 hari pertama bulan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor korea selatan

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top