Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korea Selatan Hadapi Lonjakan Penduduk Lansia

Pada 2020, jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas diperkirakan mencapai 14,8 persen dari populasi Sejong.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  15:22 WIB
Ilustrasi - Futuretimeline.net
Ilustrasi - Futuretimeline.net

Bisnis.com, JAKARTA - Korea Selatan terancam lonjakan orang lanjut usia (lansia) dalam 5 tahun mendatang. Data pemerintah Negeri Gingseng itu baru-baru ini menunjukkan populasi orang berusia 65 tahun, hampir 16 persen dari populasi warga keseluruhan.

Seperti dilansir dari The Korea Times, Jumat (2/1/2020),  warga lansia di Korea Selatan mencapai 8,13 juta tahun ini, atau 15,7 persen dari populasi negara itu.

Jumlah orang yang berusia 65 atau lebih diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 10,51 juta pada 2025, atau 20,3 persen dari total populasi, menempatkan negara ini pada ambang masyarakat super-lansia.

Sebuah negara didefinisikan sebagai masyarakat super lansia ketika setidaknya 21 persen penduduknya berusia 65 tahun atau lebih. Pada 2060, proporsinya diperkirakan meningkat hingga 43,9 persen.

Semua wilayah di Korea Selatan, kecuali kota administrasi pusat Sejong, diperkirakan akan menjadi super lansia dalam 10 tahun. Pada 2020, jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas diperkirakan mencapai 14,8 persen dari populasi Sejong.

Data juga menunjukkan kanker adalah penyebab utama kematian di Korea Selatan tahun lalu, dengan sekitar 751 per 100.000 orang meninggal karena kanker. Kanker diikuti oleh penyakit jantung (336 kematian), pneumonia (283), penyakit serebrovaskular (232) dan diabetes (87).

Menurut data, sekitar setengah dari warga senior itu telah menyelesaikan atau sedang mempersiapkan hari tua, dengan 31 persen bergantung pada program pensiun negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan lansia
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top