Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantap! GSBI Berunjuk Rasa dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Puluhan massa dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) berkumpul di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  15:33 WIB
Massa Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) berunjuk rasa dengan protokol kesehatan di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) - Bisnis/Aprianus Doni Tolok
Massa Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) berunjuk rasa dengan protokol kesehatan di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) - Bisnis/Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, JAKARTA - Puluhan massa dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) terapkan protokol kesehatan saat berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).

Sebelum berorasi, orator GSBI meminta seluruh demonstran untuk berbaris dan membuat jarak sekitar 1-2 meter antarpengunjuk rasa. Selain itu, seluruh pengunjuk rasa pun tampak mengenakan masker.

“Tolong buat barisan dan jaga jarak,” ujar orator GSBI.

Dalam orasinya, GSBI meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membatalkan UU Ciptaker karena dinilai akan menyengsarakan kaum buruh.

“Omnibus Law [UU Ciptaker] hanya untuk kepentingan investor dan akan membuat buruh menderita. Omnibus Law juga akan merusak lingkungan,” ujarnya kemudian.

Mereka meyakini kendati sudah ada penjelasan dari pemerintah bahwa upah minimum buruh tetap terjaga, substansi di dalamnya telah berubah.

“UMSK [upah minimum sektoral kabupaten/kota] memang tetap ada tapi substansinya berbeda,” imbuhnya.

Tidak jauh dari massa GSBI, ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) masih terus berorasi dengan tuntutan yang sama yakni pembatalan UU Ciptaker.

Hingga berita ini diturunkan, kodisi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat terpantau kondusif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh demo Omnibus Law cipta kerja
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top