Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang IPO, Ant Group Kembali Revisi Target Valuasi

Ant Group mematok valuasi US$280 miliar, 12 persen lebih tinggi dari target sebelumnya.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  15:44 WIB
Salah satu karyawan di kantor Ant Group - Bloomberg
Salah satu karyawan di kantor Ant Group - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan raksasa Ant Group kembali menaikkan target valuasi mereka jelang melantai di bursa pada pengujung ini. Tak tanggung-tanggung, perusahaan rintisan miliarder Jack Ma tersebut mematok target kapitalisasi pasar US$280 miliar.

Laporan Bloomberg pada Jumat (16/10/2020) menyebutkan bahwa perusahaan mematok kenaikan 12 persen dari target sebelumnya lantaran mendapati semakin tingginya antusiasme pasar.

Ini bukan kali pertama perusahaan menaikkan target. Bulan lalu, mereka juga mengumumkan peningkatan proyeksi valuasi dari awalnya US$225 miliar menjadi US$280 miliar. 

Bila target tersebut terealisasi, kapitalisasi pasar Ant Group bakal mendekati bank terbesar di AS, JPMorgan Chase & Co. yang memiliki kapitalisasi lebih besar US$300 miliar.

Bersamaan dengan pengumuman target baru ini, Ant Group juga mengumumkan bahwa mereka semakin dekat dengan persyaratan akhir untuk IPO. Perusahaan yang bermarkas di Hangzhou, China tersebut mendapat lampu hijau untuk melantai di bursa China pada Agustus lalu.

Tingginya antusiasme pasar tidak lepas dari popularitas Ant Group sendiri. Perusahaan yang tumbuh dari aplikasi pembayaran Alipay itu mendapatkan sebagian besar pendapatannya penyaluran pinjaman konsumen, yang turut mengerek belanja konsumen China agar terus meningkat.

Perusahaan juga menjalankan bisnis asuransi dan reksa dana pasar uang, selain menyediakan penilaian kredit dan layanan teknologi untuk industri keuangan. Alipay memiliki 711 juta pengguna aktif yang sebagian besar berada dan mencatat nilai transaksi senilai US$17 triliun dalam 12 bulan hingga Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo alibaba

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top