Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ratusan Pelajar STM Ikut Aksi Protes UU Cipta Kerja di Dekat Istana Merdeka

Mahasiswa maupun pelajar semakin dekat dengan barrier kawat duri yang dipasang aparat kepolisian. Mereka meneriakan protes atas pengesahan UU Cipta Kerja.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  14:13 WIB
Ratusan pelajar dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa untuk memprotes pengesahan UU Cipta Kerja di sekitar kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) - Bisnis - Rayful Mudassir
Ratusan pelajar dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa untuk memprotes pengesahan UU Cipta Kerja di sekitar kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) - Bisnis - Rayful Mudassir

Bisnis.com, JAKARTA - Mahasiswa bersama ratusan pelajar SMA maupun STM ikut menyampaikan protes pengesahan RUU Cipta Kerja di dekat Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020). Unjuk rasa siang ini berlangsung panas.

Pantauan Bisnis, mahasiswa maupun pelajar makin dekat dengan barrier kawat duri yang dipasang aparat kepolisian. Mereka meneriakan protes pada DPR dan kepolisian.

Dalam peserta aksi, siswa STM maupun SMA terlihat mengenakan seragam putih abu-abu. Beberapa di antaranya menutup pakaian mereka dengan jaket.

Beberapa kali sejumlah mahasiswa juga menahan peserta aksi yang ingin mendekat ke kawat duri di depan Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

Muhammad Riski Fakhrizal, Korlap dari Institute Pembina Rohani Islam Jakarta mengatakan bahwa aksi kali ini sebagai bentuk solidaritas pekerja atau buruh yang dirugikan dengan UU Cipta Kerja.

"Semangat sebagai mahasiawa apapun caranya tetap bersatu bersama buruh. Aliansi ini menjaga protokol memakai masker menjaga kesehatan meski dekat-dekatan. Ini tanggung jawab bersama," ujarnya, Kamis (8/10/2020).

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa untuk memprotes pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di sekitar kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) - Bisnis/Rayful Mudassir.

Di sisi lain, personel TNI-Polri anti huru hara juga bersiaga di dekat kawat duri. Kendaraan taktis seperti Water Cannon dan Barakuda juga berada di sekitar lokasi aksi.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia berencana menggelar aksi menolak pengesahan RUU Cipta Kerja yang diketok DPR pada 5 Oktober 2020. Diperkirakan 5.000 mahasiswa dari 300 kampus akan turun aksi hari ini.

Selain itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menyebut 2 juta buruh turut dalam aksi yang berlangsung pada 6 - 8 Oktober tersebut.

Seperti diketahui, Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan DPR pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020) lalu menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik. Salah satu pihak yang menolak pengesahan undang-undang tersebut ialah para buruh.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui saat ini tidak berada di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden tengah melakukan kunjungan kerja untuk meninjau proyek food estate atau lumbung pangan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo mahasiswa pelajar Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top