Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perusahaan Swasta AS Rekrut 749.000 Tenaga Kerja pada September 2020

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom yang memperkirakan kenaikan 649.000 tenaga kerja pada September.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 September 2020  |  20:15 WIB
Pelayan di salah satu bar di AS tengah melayani pelanggan. - Bloomberg
Pelayan di salah satu bar di AS tengah melayani pelanggan. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Momentum kebangkitan pasar tenaga kerja di Amerika Serikat dari pandemi virus corona terus berlanjut sepanjang bulan September 2020.

Berdasarkan data Bloomberg, data ADP Research Institute yang dirilis Rabu (30/9/2020) mencatat perusahaan swasta merekrut 749.000 pegawai tenaga kerja pada September, menyusul kenaikan 481.000 yang direvisi pada bulan Agustus,.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom yang memperkirakan kenaikan 649.000 tenaga kerja pada September.

Mekipun kenaikan tersebut dapat dilihat sebagai kabar baik untuk pasar tenaga kerja karena bisnis terus merekrut tenaga kerja guna mengimbangi permintaan permintaan, data tenaga kerja swasta masih lebih rendah 10 juta dibandingkan level sebelum pandemi.

Penyebaran virus korona yang terus-menerus tetap menjadi tantangan, sementara kebuntuan atas stimulus federal untuk sektor bisnis dan pengangguran membatasi momentum pertumbuhan ekonomi.

Pemulihan ekonomi tergantung pada sejauh mana pemerintah mengontrol penyebaran virus corona serta nasib kebijakan stimulus tambahan pemerintah yang tengah diperdebatkan anggota parlemen.

Angka kematian akibat virus corona di AS yang melampaui 200.000 bulan ini serta pengumuman bahwa Walt Disney Co memangkas 28.000 tenaga kerja di bisnis resornya menunjukkan masalah berkelanjutan bagi perusahaan perjalanan dan pariwisata selama pandemi.

"Pasar tenaga kerja terus pulih secara bertahap," ungkap wakil presiden dan kepala ADP Research Institute, Ahu Yildirmaz, seperti dikutip Bloomberg.

Data ADP tersebut mendahului data pemerintah federal yang dirilis hari Jumat. Ekonom memperkirakan menunjukkan bahwa tenaga kerja swasta naik 875.000 pada September setelah kenaikan 1,03 juta pada Agustus. Dalam beberapa bulan terakhir, angka ADP sangat berbeda dari data pemerintah.

Tenaga kerja di bisnis kecil meningkat 192.000 bulan lalu, sementara bisnis ukuran menengah merekrut 259.000 tenaga kerja, menurut laporan ADP. Di sisi lain, perusahaan besar merekrut 297.000 tenaga kerja.

Data ADP menunjukkan bahwa perolehan tenaga kerja terbesar dalam beberapa bulan terakhir berasal dari perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 500 pekerja.

Penyedia jasa merekrut 552.000 orang pada bulan September, yang mencerminkan keuntungan dalam perdagangan, transportasi. dan utilitas serta perawatan kesehatan dan bantuan sosial. Sementara itu, tenaga kerja produsen barang naik 196.000 bulan lalu, termasuk 130.000 di manufaktur dan 60.000 di sektor konstruksi.

Data tenaga kerja dari ADP ini mewakili perusahaan yang mempekerjakan hampir 26 juta pekerja di AS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as data tenaga kerja as
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top