Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bubarkan Demo di Kendari dengan Heli, Kapolri: Pilotnya Sudah Saya Tindak

Tindakan oknum polisi yang membubarkan aksi demo dengan helikopter melanggar Peraturan Kepala Kepolisian (Perkap) No.2/2019 tentang Penindakan Huru-Hara.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 30 September 2020  |  16:29 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis - Antara/HO/Polri
Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis - Antara/HO/Polri

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku kesal dengan ulah oknum polisi di Kendari yang membubarkan demonstrasi mahasiswa dengan helikopter yang terbang rendah.

Dia memastikan oknum tersebut telah ditindak oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

"Itu pilotnya sudah saya tindak. Sudah saya periksa sama Propam. Itu pilotnya ngarang-ngarang itu [melanggar SOP]. Cuma sekarang enggak boleh main tempeleng-tempeleng. Jadi diperiksa Propam aja. Kalau bisa saya tempeleng itu," kata Kapolri dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI, Rabu (30/9/2020).

Tindakan oknum polisi tersebut dinilai melanggar Peraturan Kepala Kepolisian (Perkap) No.2/2019 tentang Penindakan Huru-Hara.

Dalam beleid disebutkan bahwa penindakan huru-hara dapat dilakukan dengan cara pendorongan massa; penyemprotan air menggunakan water canon; penembakan gas air mata; penangkapan provokator atau agitator jika ada dan diperlukan; dan pemasangan barikade dengan kawat barrier.

Adapun, aksi unjuk rasa mahasiswa di Kendari beberapa waktu lalu adalah terkait kematian dua mahasiswa Kendari dalam demo menolak RKUHP pada tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kapolri demonstrasi
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top