Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DPR Minta Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Diseragamkan di Tiap Daerah

Pemberian hukuman sosial terhadap para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 harus tetap mengutamakan keselamatan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 30 September 2020  |  15:15 WIB
Sejumlah warga terjaring Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 yang digelar Satlantas Polresta Banyumas bersama Satpol PP Kabupaten Banyumas dan instantsi terkait lainnya di Jalan Raya Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020) malam. - Antara\r\n\r\n
Sejumlah warga terjaring Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 yang digelar Satlantas Polresta Banyumas bersama Satpol PP Kabupaten Banyumas dan instantsi terkait lainnya di Jalan Raya Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020) malam. - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir meminta hukuman berupa kerja sosial terhadap para pelanggar protokol kesehatan diseragamkan per wilayah.

"Mudah-mudahan bisa dicarikan jalan untuk bisa diberikan sanksi yang sepadan, disesuaikan dengan kultur daripada daerahnya. Jadi tidak beragam, atau masing-masing polsek lain-lain hukumannya," ujar Adies dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri Idham Azis, Rabu (30/9/2020).

Lebih lanjut, pemberian hukuman sosial terhadap para pelanggar protokol kesehatan harus tetap mengutamakan keselamatan.

Adies mencontohkan salah satu hukuman kerja sosial bagi pelanggar protokol kesehatan yang diterapkan adalah dimasukkan ke dalam mobil jenazah.

Walhasil, sambung Adies, upaya pembersihan dengan disinfektan harus dilakukan secara rutin pada jenis hukuman tersebut.

"[Contoh lainnya], mengumpulkan para pelanggar protokol tapi karena banyak yang melanggar malah berkerumun di sana dan berisiko terpapar virus," imbuhnya.

Selain itu, Adies mengapresiasi kinerja Polri dalam rangka penanganan Covid-19. Menurutnya, ketegasan jajaran kepolisian di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis berdampak positif bagi masyarakat, terutama pemberian sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top