Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Minta Angka Kematian Covid-19 Ditekan, Begini Maksudnya

Hal ini jadi simpang siur lantaran jika persentase tingkat kematian ingin ditekan artinya angka kasus harus ditingkatkan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 30 September 2020  |  14:15 WIB
Dewi Nur Aisyah, anggota Tim Pakar  Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19. - Istimewa
Dewi Nur Aisyah, anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Baru-baru ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar masyarakat dan pemerintah bersama-sama menekan tingkat kematian.

Hal ini jadi simpang siur lantaran jika persentase tingkat kematian ingin ditekan artinya angka kasus harus ditingkatkan.

Merespons hal tersebut, Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan bahwa yang dimaksud bukanlah tingkat secara persentase, tapi tambahan kasus meninggal setiap harinya agar bisa dikurangi.

“Kemarin sempat ramai bahwa Presiden meminta tingkat kematian ditekan, artinya kita harus menambahkan kasus dong? Bukan begitu, jadi sebetulnya targetnya adalah penambahan jumlah absolut kematian per minggu ini turun,” jelas Dewi pada konferensi pers, Rabu (30/9/2020).

Pasalnya, kasus kematian tidak bisa diutak-atik seperti kasus positif yang bisa sembuh, sehingga jumlahnya tidak akan berkurang.

“Kalaupun ada penambahan agar semakin hari semakin kecil, jadi bukan bicara tingkat kematian, tapi agar jumlah penambahannya yang makin kecil,” imbuhnya.

Per 27 September 2020 lalu, Presiden Joko Widodo memaparkan rata-rata kasus aktif di Indonesia sebanyak 22,46 persen. Jumlah tersebut sedikit lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 23,13 persen.

Sedangkan angka kematian akibat Corona di Indonesia mencapai 3,77 persen, sedikit lebih tinggi dari rata-rata dunia yang rata-rata kasus kematian karena Corona sebanyak 3,01 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top