Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keterisian Tempat Tidur Isolasi Pasien Corona di Jakarta 78 Persen

Keterisian tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di DKI Jakarta per 27 September 2020 sudah mencapai 78 persen.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 September 2020  |  10:00 WIB
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernapasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). - Antara
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernapasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat keterpakaian tempat tidur isolasi bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan sudah menyentuh di angka 78 persen dari total kapasitas 4.824 tempat tidur yang disediakan di 67 rumah sakit rujukan.

Sementara itu, persentase keterpakaian tempat tidur di ruang ICU bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan risiko tinggi sudah mencapai di angka 72 persen dari kapasitas tempat tidur yang disediakan sebanyak 725 yang tersebar di 67 rumah sakit rujukan.

Data keterisian tempat tidur harian itu diperbaharui Dinkes DKI Jakarta melalui akun twitter @DKI Jakarta per 27 September 2020.

“Perkembangan Tingkat keterisian Tempat Tidur Isolasi dan ICU Harian di 67 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 DKI Jakarta, hingga 27 September 2020,” cuit @DKIJakarta pada Selasa (29/9/2020).

Sementara itu, Dinkes DKI Jakarta membeberkan jumlah pasien dengan kategori Orang Tanpa Gejala atau OTG mencapai 45 persen dari keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Fify Mulyani, melalui keterangan virtual pada Senin (28/9/2020).

“Secara rata-rata sampai saat ini, angka OTG itu berkisar di angka 45 persen dan ini mungkin menjadi PR kita saat ini. Kemudian 55 persen itu artinya sekitar 40 persen itu gejala sedang dan 15 persen itu gejala berat dan kritis,” kata Fify.

Di sisi lain, Fify mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur terkait perawatan pasien konfirmasi positif Covid-19.

“Terkait dengan tempat tidur, saat ini tempat tidur isolasi ada 4.824 dan ICU 725 bed. Ini rencana akan ditambah ruang isolasi 94 bed lagi, ICU akan ditambah dua.

Penambahan kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan baru sedang berproses, 553 tempat tidur di ruang isolasi dan 28 tempat tidur di ruang ICU,” kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top