Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkes Suruh Bongkar Fasilitas ICU? Ini Penjelasan Koordinator RS Wisma Atlet

Koordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono, membantah kabar yang berkembang bahwa Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menginstruksikan pembongkaran seluruh fasilitas ICU di rumah sakit darurat itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 September 2020  |  17:33 WIB
Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool
Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool

Bisnis.com, JAKARTA - Pihak manajemen Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet membantah kabar pembongkaran fasilitas di unit ICU.

Koordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono, membantah kabar yang berkembang bahwa Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menginstruksikan pembongkaran seluruh fasilitas ICU di rumah sakit darurat itu.

"Kalau diberitakan ada isu pembongkaran, itu tidak benar," ujar Tugas dalam konferensi pers, Sabtu, 26 September 2020.

Tugas mengatakan, istilah pembongkaran tersebut tidak tepat. Terawan, ujar dia, hanya memerintahkan sebagian fasilitas ICU dipindahkan ke RS UI Depok yang saat ini tengah disiapkan sebagai RS Pusat Rujukan Covid-19.

"Kami di sini punya 39 set bed ICU. Sesuai arahan Menkes, 34 set ICU dipindahkan ke RS UI Depok dan disisakan 5 unit untuk membantu pelayanan di rumah sakit darurat ini," ujar Tugas.

Tugas menjelaskan, pengalihan fasilitas ICU ini dilakukan sebagai bentuk koordinasi mempercepat penanganan Covid-19. Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet selanjutnya hanya akan menangani pasien tanpa gejala dan pasien gejala ringan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit WISMA ATLET covid-19 pandemi corona

Sumber : Tempo

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top