Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atasi Banjir Rob di Lima Kota Pantura, Ini Upaya Kemenko Marves

Kemenko Marves melakukan rapat koordinasi untuk mengatasi banjir rob di lima perkotaan Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 23 September 2020  |  08:23 WIB
Banjir rob di Kaligawe Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/5/2018). - Bisnis.com/Alif Nazzala Rizqi
Banjir rob di Kaligawe Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/5/2018). - Bisnis.com/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) berupaya mengatasi banjir rob di lima perkotaan Pantai Utara (Pantura) Jawa melalui rapat koordinasi proyek prioritas strategis.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake mengatakan hal tersebut sebagai bukti keseriusan dalam mengawal implementasi Peraturan Presiden No. 79/2019. Adapun, rakor Perpres No. 79/2019 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi di Jawa Tengah meliputi ; Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan, Kawasan Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung, dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang.

“Kehadiran Kemenko Marves saat ini dalam kapasitas melaksanakan fungsi koordinasi, sehingga permasalahan yang sulit dipecahkan tingkat provinsi diharapkan dapat difasilitasi untuk level yang lebih tinggi,” kata Ayodhia dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (23/9/2020).

Dia menuturkan manfaat yang diharapkan adalah teratasinya bencana banjir rob di DKI Jakarta, Semarang, Pekalongan, Demak, dan Cirebon. Selain itu, waktu tempuh Semarang – Demak bisa berkurang dari 1 jam menjadi hanya 25 menit.

Penanganan banjir rob, lanjutnya, difokuskan pada Pantura Jawa Tengah yaitu Kota Semarang, Kota Pekalongan dan Demak. Adapun, identifikasi permasalahan di lapangan sangat penting dilakukan untuk melihat tingkat kesulitan dalam mencari solusinya.

Salah satu contoh, penanganan banjir rob adalah dengan pembangunan Tanggul Sungai Loji di Kota Pekalongan (Proyek Prioritas Strategis) dan Pembangunan Harbour Tol Semarang (Perpres 79/2019) selain berfungsi sebagai jalan tol juga dapat menahan/ meminimalisir banjir rob yang terjadi.

Kemudian, Kawasan Industri Brebes akan tetap dilaksanakan pengembangannya di samping yang sudah dilaksanakan yaitu Kawasan Industri Batang, kedua Kawasan Industri ini masuk dalam quick wins bersama KSPN Borobudur.

Selanjutnya, perkembangan proyek Anjungan Cerdas Kab. Magelang masuk dalam lampiran Perpres 79/ 2019, direncanakanan pembangunannya untuk mendukung pengembangan Kawasan Wisata Borobudur. Pengembangan Anjungan Cerdas ini masuk dalam Zona 4 Kawasan Wisata Borobudur, berjarak 7.8 Km dari Taman Wisata Borobudur.

Lebih jauh, area Simpang Palpabang akan dikembangkan infrastruktur lain seperti Pembangunan Gerbang, Anjungan Cerdas, Stasiun KA, Pelebaran Jalan Mayor Kusen, Terminal Terpadu, Landscape.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pantura banjir rob
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top