Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi Gara-gara Jualan Sabu

Tersangka ditangkap di rumahnya di Jalan Subsidi II Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kendari, pada Jumat (18/9) pukul 14.30 WITA.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 September 2020  |  16:30 WIB
Ilustrasi - Jibiphoto
Ilustrasi - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kendari menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial M (47) diduga sebagai pengedar narkotika golongan I jenis sabu-sabu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman mengatakan tersangka ditangkap di rumahnya di Jalan Subsidi II Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kendari, pada Jumat (18/9) pukul 14.30 WITA.

"Awalnya pada hari Jumat tanggal 18 September 2020 anggota Polres Kendari mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di dalam rumah tersangka sering terjadi peredaran gelap narkotika," kata Kombes Eka di Kendari, Sabtu.

Memperoleh informasi tersebut anggota Opsnal Sat Resnarkoba menindaklanjuti dan mendatangi tempat tersebut. Kemudian, anggota Opsnal Sat Resnarkoba berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka.

"Tim melakukan penggeledahan dan menemukan perempuan M (tersangka) memiliki, menyimpan, dan menguasai 17 paket plastik bening berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 9,64 gram yang ditemukan di dalam dompet yang disimpan di dalam kaleng susu di atas lantai," kata Kombes Eka.

Kemudian, lanjut dia, anggota Satresnarkoba Polres Kendari juga menyita satu buah pireks, satu buah bong, tiga buah sendok sabu, buah korek api gas yang ditemukan di dalam kaleng susu di atas lantai dan satu buah telepon seluler merek Samsung warna hitam.

"Modus operandi pelaku diduga berperan sebagai pengguna dan pengedar narkotika. Saat ini tersangka M dan barang bukti dibawa ke Polres Kendari untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat enam tahun serta paling lama 20 tahun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top