Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dapat 60 Anggota Baru Satgas, Kejagung Siap Kebut Perkara Korupsi Mangkrak

Anggota satgas baru tersebut diseleksi dari ratusan orang anggota satgas di seluruh Kejaksaan Tinggi di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 18 September 2020  |  16:59 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA – Jaksa Agung Muda Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung (Kejagung) mendapat bantuan berupa 60 orang anggota baru satgas untuk mempercepat penanganan perkara tindak pidana korupsi.

Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Radja Nafrizal berpandangan saat ini Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung banyak menangani perkara tindak pidana korupsi dengan jumlah kerugian negara yang cukup besar. Oleh karena itu, dibutuhkan satgas baru untuk membantu menangani kasus tersebut.

Menurutnya, anggota satgas baru tersebut diseleksi dari seluruh Kejaksaan Tinggi di Indonesia. Pihaknya kemudian mendapatkan 60 orang satgas baru dari ratusan orang satgas yang diajukan masing-masing Kejaksaan Tinggi.

"Tes seleksinya di Kejagung sini. Semuanya berasal dari daerah untuk membantu menangani perkara (korupsi) di sini," tuturnya, Jumat (18/9/2020).

Radja menjelaskan bahwa total kebutuhan satgas baru tersebut ada sebanyak 78 orang, namun saat ini baru ada 60 orang satgas yang lolos seleksi di Gedung Bundar Kejagung.

"Jadi sebenarnya kita masih kekurangan 18 orang satgas baru di sini. Kemarin kan sudah 60 orang satgas yang lolos seleksi di sini," katanya.

Menurutnya, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus akan membuka tes seleksi satgas tahap kedua dalam waktu dekat, untuk menutup kekurangan jumlah satgas yang dibutuhkan dalam menangani kasus korupsi di Kejagung.

"Nanti kita rekrut 18 orang satgas lagi," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi Kejaksaan Agung
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top