Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Pilkada Serentak 2020, Begini Imbauan Satgas Covid-19

Pada saat pelaksanaan Pilkada 2020 seluruh pihak diharapkan patuh pada 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 10 September 2020  |  16:31 WIB
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berharap masyarakat yang terlibat dalam tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk sadar dan patuh melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny Harry mengatakan bahwa Satgas Penanganan Covid-19 mendorong masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku demi mengendalikan penularan Covid-19.

“Jadi penanganan kesehatan dengan perubahan perilaku itu harus berjalan beriringan. Nah perubahan perilaku yang kita harapkan adalah memakai masker, menjaga jarak menghidnari kerumunan, dan mencuci tangan,” jelasnya, Kamis, (10/9/2020).

Harapannya, pada saat pelaksanaan Pilkada nanti seluruh pihak yang terlibat betul-betul mencerminkan kepatuhan masyarakat pada 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

“Para Calon Kepala Daerah ini kan nanti akan meneruskan di dalam estafet kepemimpinan mengurusi masalah Covid-19 ini. 3M jadi kunci dalam pencegahan penularan. Sehingga mereka harus menjadi contoh dan mencegah sebisa mungkin terjadinya kerumunan atau tidak bisa menjaga jarak,” tegasnya.

Selain itu, Satgas juga meminta KPU, selaku penyelenggara Pemilu untuk membuat aturan secara detail dan memastikan seluruh Bakal Calon KEpala Daerah agar bisa menerima informasi yang lengkap tentang bagaimana melaksanakan kampanye dan rangkaian kegiatan pemilu yang betul-betul mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak tercipta Klaster Pilkada.

Dia mengatakan, pada saat periode pendaftaran Pasangan Calon Kepala Daerah beberapa waktu lalu sempat terjadi ketidakpatuhan pelaksanaan protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan dengan para Bakal Calon membawa serta para pendukungnya yang jumlahnya bisa sampai ratusan.

Merespons hal itu, Sonny mengatakan bahwa protokol kesehatan harus dilaksanakan atas dasar kesadaran diri sendiri.

“Kalau kita berharap semua orang sadar, ya bagus, tapi kalau tidak mungkin ya kita ciptakan kondisi yang memungkinkan orang untuk mematuhi protokol kesehatan, ada dibuat garis di antrean misalnya untuk memastikan menjaga jarak,” terangnya.

Kemudian nanti saat kampanye, para calon kepala daerah saat berkampanye diharuskan menjalani cek suhu tubuh, rapid test atau deteksi dini lain dan yang paling penting pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

“Kesulitan kita pada saat orang bicara malah buka masker, nanti pada saat kampanye Pilkada teman-teman Calon Kepala Daerah itu diharapkan agar tetap memakai masker saat berbicara,” terangnya.

Harapannya, pada pelaksanaan Pilkada mendatang, semua pihak mulai dari Polri, KPU, dan Satgas Covid-19 bisa bekerja sama menciptakan pemilu yang aman dan bukan cuma aman seperti biasar, tapi juga aman dari Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top