Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satgas PEN: Bansos Rp72 Triliun Sudah Tersalurkan bagi 118 Juta Warga

Dana basnos itu terdiri dari tiga program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Program Khusus Bantuan Sosial Tunai dan Non-tunai.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Agustus 2020  |  15:08 WIB
Budi Gunadi Sadikin Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 bertajuk Optimis Bangkit dari Pandemi di Jakarta, Sabtu (15/8/2020). - Kominfo
Budi Gunadi Sadikin Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 bertajuk Optimis Bangkit dari Pandemi di Jakarta, Sabtu (15/8/2020). - Kominfo

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi pemberian dana bantuan sosial atau bansos untuk tiga program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Program Khusus Bantuan Sosial Tunai dan Non-tunai telah mencapai Rp72 triliun.

Hal itu ditegaskan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin dalam acara Forum Merdeka Barat 9 yang digelar secara virtual, Sabtu (15/8/2020).

Bantuan tersebut disalurkan kepada 29 juta keluarga miskin atau 118 juta penduduk yang tergolong dalam desil satu hingga empat. "Penting untuk mengejar serapan sebanyak-banyaknya pada program-program besar," kata Budi.

Dia memerinci dana yang telah tersalurkan untuk PKH ialah Rp 27 triliun dari total anggaran Rp 37,4 triliun (72 persen). Program ini diberikan kepada 10 juta keluarga atau 40 juta orang yang berada dalam golongan termiskin.

Sedangkan untuk program Kartu Sembako, pemerintah telah menyerap anggaran Rp 26 triliun dari total alokasi sebesar Rp 43,6 triliun (59 persen). Program ini diberikan kepada 20 juta keluarga atau 80 juta orang.

"Jadi untuk program pertama dan kedua sudah Rp 53 triliun disalurkan. Ini jalan lancar karena merupakan program yang ada sebelumnya dan datanya sudah jalan," ujar Budi.

Sementara itu program ketiga adalah program baru, yakni Program Khusus Bantuan Sosial Tunai dan Non-tunai. Insentif ini diberikan kepada masyarakat Jabodetabek dan non-Jabodetabek yang pertama kali terdampak pandemi.

Dari total pagu Rp39,2 triliun yang dialokasikan untuk program ini, Rp19 triliun di antaranya sudah terserap atau sekitar 49 persen. Program tersebut diberikan kepada 10,9 juta keluarga.

Budi menjelaskan, program ini akan terus berjalan sampai akhir tahun. "Terus jalan Agustus, September, Oktober, dan setelahnya akan disalurkan," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budi gunadi sadikin bansos kemensos covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top