Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BIN Angkat Bicara Soal Peta Zona Hitam Covid-19 DKI Jakarta

BIN memberikan tanggapan terhadap foto yang beredar di publik dengan judul Kondisi Covid-19 di DKI Jakarta, di mana seluruh wilayah DKI masuk zona hitam.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  15:02 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN). - Istimewa
Badan Intelijen Negara (BIN). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) membantah mengeluarkan foto dengan judul Kondisi Covid-19 di DKI Jakarta, di mana seluruh wilayah DKI masuk zona hitam.

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto menegaskan bahwa foto tersebut bukan berasal dari BIN, kendati di sisi kanan atas foto itu terdapat logo BIN. Namun, dia memastikan bahwa foto itu adalah hoaks.

"Data itu bukan dari BIN, itu hoaks," kata Wawan kepada Bisnis melalui pesan singkat, Rabu (12/8).

Menurut Wawan, pihaknya kini tengah menelusuri oknum yang menyebarkan foto dengan logo BIN tersebut untuk ditindaklanjuti.

"Kami sedang selidiki itu data punya siapa," kata Wawan.

Dalam data tersebut, wilayah DKI Jakarta baik itu Jakarta Pusat, Selatan, Barat, Timur dan Utara telah digambar masuk zona hitam. Tertulis juga tanggal data itu dibuat yaitu 9 Agustus 2020.

Sementara itu, berdasarkan laporan harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tercatat penambahan kasus positif di DKI Jakarta pada Selasa (11/8/2020) sebanyak 462 kasus positif sehingga totalnya menjadi 26.624 kasus.

Pada hari yang sama, ada penambahan 184 kasus sembuh, dan penambahan 12 kasus meninggal di DKI Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta badan intelijen negara Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top