Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gaji Ke-13 Cair! Ini Besaran, Kelompok yang Menerima dan Tidak

Hari ini gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil, prajurit TNI, anggota Polri, pegawai non-PNS, dan penerima pensiun atau tunjangan pensiun cair.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  10:02 WIB
Ilustrasi-Nasabah bank antre untuk bertransaksi termasuk mengambil gaji atau pensiun - JIBI/Yayus Yuswoprihanto
Ilustrasi-Nasabah bank antre untuk bertransaksi termasuk mengambil gaji atau pensiun - JIBI/Yayus Yuswoprihanto

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah membagikan gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil, prajurit TNI, anggota Polri, pegawai non-PNS, dan penerima pensiun atau tunjangan pensiun.

Aturan pemberian gaji ke-13 tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 44/2020 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, Tunjangan atau Penghasilan Ketiga Belas Tahun 2020 kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pegawai Non-PNS, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan. Beleid tersebut ditetapkan pada Jumat (7/8/2020).

Mengacu pada pasal 5 PP 44/2020, gaji, pensiun, tunjangan, atau penghasilan ke-13 diberikan paling banyak sebesar penghasilan pada bulan Juli yang meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Lebih lanjut, gaji ke-13 juga diberikan kepada penerima gaji terusan dari PNS, prajurit TNI, atau anggota POLRI yang meninggal dunia, tewas, atau gugur, atau yang dinyatakan hilang.

Sementara itu, besaran gaji ke-13 bagi penerima pensiun paling banyak meliputi, pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan tambahan penghasilan.

Pasal 9 PP 44/2020 menyebutkan gaji, pensiun, Tunjangan, atau penghasilan ke-13 diberikan bagi pimpinan atau pegawai non-PNS pada LNS dan pejabat atau pegawai lainnya non-PNS yaitu paling banyak sebesar sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini.

Berikut daftar penghasilan ke-13 untuk pimpinan atau pegawai non-PNS:

NOUraianBesaran Maksimal
1.Pimpinan LNS 
 a.        Ketua/KepalaRp9.592.000
 b.        Wakil Ketua/Wakil KepalaRp8.793.000
 c.        SekretarisRp7.993.000
 d.        AnggotaRp7.993.000
2.Pejabat non-PNS pada LNS atau Pejabat lainnya non-PNS yang menduduki jabatan setara eselon­
 a.         Eselon I/JPT Utama/JPT MadyaRp9.592.000
 b.        Eselon II/JPT PratamaRp7.342.000
 c.        Eselon III/Jabatan AdministratorRp5.352.000
 d.        Eselon IV/Jabatan PengawasRp5.242.000
   
3.Pegawai non-PNS pada LNS atau Pegawai lainnya non-PNS 
 a.        Pendidikan SD/SMP/Sederajat 
 -          Masa kerja s.d 10 tahunRp2.235.00O
 -          Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp2.569.00O
 -          Masa kerja diatas 2O tahunRp2.971.00O
 b.        Pendidikan SMA/DIl sederajat 
 -          Masa keria s.d 10 tahunRp2.734.00O
 -          Masa keria diatas 1O tahun s.d 20 tahunRp3.154.OOO
 -          Masa keria diatas 20 tahunRp3.738.OOO
 c.        Pendidikan DII/DIII/sederaiat 
 -          Masa keria s.d 1O tahunRp2.963.0O0
 -          Masa keria diatas 1O tahun s.d 2O tahunRp3.411.000
 -          Masa kerja diatas 20 tahunRp4.O46.0O0
 d.         Pendidikan Sl/DIV/sederaiat 
 -          Masa kerja s.d 10 tahunRp3.489.000
 -          Masa keria diatas 1O tahun s.d 20 tahunRp4.O43.000
 -          Masa kerja diatas 20 tahunRp4.765.000
 e.        Pendidikan S2/53/sederajat 
 -          Masa keria s.d 10 tahunRp3.713.000
 -          Masa kerja diatas 10 tahun s.d 20 tahunRp4.306.000
 -          Masa kerja diatas 20 tahunRp5.110.000

 

Kelompok yang Tidak Menerima Gaji Ke-13

Kementerian Keuangan mengumumkan gaji ke-13 untuk ASN/Polri dan pensiunan akan dibayarkan pada Agustus 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pembayaran gaji ke-13 tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan kebijakan THR yang sudah dilakukan pada Mei 2020 lalu.

Dia menegaskan Gaji dan pensiun ke-13 tidak diberikan kepada pejabat negara eselon I, pejabat eselon II, dan pejabat setingkat mereka.

"Gaji dan pensiun ke-13 diberikan kepada selurun ASN/TNI/Polri yang tidak masuk dalam kategori tadi, pejabat negara eselon I, pejabat eselon II, dan pejabat setingkatnya," kata Menkeu, Selasa (21/7/2020).

Adapun, anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 ini sebesar Rp28,5 triliun.

Perinciannya, untuk ASN pusat Rp6,37 triliun, pensiun Rp7,86 triliun dan untuk ASN daerah yang dibayarkan melalui APBD Rp13,89 triliun.

Gaji ke-13 tersebut diharapkan bisa menjadi bagian dari stimulus ekonomi untuk meningkatkan konsumsi atau untuk mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat, terutama dikaitkan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Sri Mulyani menambahkan, selama ini kebijakan pemberian gaji ke-13 mengacu pada regulasi PP 35/2019 dan PP 38/2019. Untuk pelaksanaan kebijakan gaji ke-13 tahun ini akan dilakukan perubahan atas PP tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri tni pns pensiunan Gaji ke-13

Sumber : bisnis.com

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top