Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenlu Bakal Jajaki Penambahan Kerja Sama Vaksin dengan Asing 

Saat ini Indonesia terlibat dalam tiga kerangka kerja sama pengembangan vaksin yakni dengan Sinovac, Genexine dan CEPI.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  18:55 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri terus mengupayakan penambahan kerangka kerja sama dengan luar negeri untuk mengembangkan vaksin.

Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri Daniel Tumpal S. Simanjuntak mengatakan saat ini Indonesia tengah terlibat dalam tiga kerangka kerja sama pengembangan vaksin. 

Kerja sama pengembangan vaksin itu antara lain dengan Sinovac (China) - PT Bio Farma (Persero), PT Kalbe Farma Tbk., - Genexine (Korea Selatan). Selain itu, RI juga bekerja sama dengan Coalition for Epidemic Preparedness and Innovation (CEPI), lembaga yang salah satu donatur terbesarnya adalah Bill Gates.

"Intinya, di luar tiga [kemitraan] ini, Kementerian Luar Negeri masih dan sedang mengupayakan diversifikasi kerja sama lain," ujarnya, Rabu (5/8/2020).

Saat ini, terdapat tiga platform vaksin yang menjadi standar oleh WHO, yakni inaktivasi, protein rekombinan, dan rekayasa genetik mRNA. Masing-masing platform memerlukan alat yang berbeda, sehingga akan memengaruhi mungkin atau tidaknya suatu proyek dikembangkan.

Selain kerja sama internasional, Indonesia juga mengembangkan vaksin lokal melalui Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 menargetkan akan masuk ke fase preclinical trial pada akhir 2020 atau paling lambat dapat tersedia pertengahan 2021.

Vaksin protein rekombinan yang saat ini sedang dikembangkan akan masuk ke proses kloning untuk menjadi subjek di preclinical trial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu vaksin
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top