Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BIN Bantah Kecolongan dalam Kasus Buronan Djoko Tjandra

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Purwanto mengatakan pihaknya masih melakukan operasi tertutup untuk memburu seluruh buronan kasus korupsi yang melarikan diri ke luar negeri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  08:14 WIB
Petugas memasang logo Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor BIN Jakarta. - Antara Foto / Wahyu Putro.
Petugas memasang logo Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor BIN Jakarta. - Antara Foto / Wahyu Putro.

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) membantah telah kecolongan sehingga buronan kelas kakap Djoko Soegiharto Tjandra bisa bebas keluar-masuk ke Indonesia.

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Purwanto mengatakan pihaknya masih melakukan operasi tertutup untuk memburu seluruh buronan kasus korupsi yang melarikan diri ke luar negeri. 

Menurutnya, BIN masih terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan seluruh lembaga intelijen baik di dalam dan luar negeri untuk memantau para buronan tersebut.

"BIN terus melaksanakan koordinasi dengan lembaga intgelijen dalam dan luar negeri dalam rangka memburu koruptor secara tertutup," tutur Wawan dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Kendati demikian, menurut Wawan, BIN terbentur dengan aturan yang tertuang di Pasal 30 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, BIN tidak berwenang melakukan penangkapan semua DPO kasus korupsi baik di dalam maupun di luar negeri.

Menurutnya, BIN hanya sebatas memberikan info mengenai keberadaan buronan ke aparat penegak hukum dan Presiden Joko Widodo sesuai Pasal 10 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

"BIN tidak berkewenangan melakukan intervensi dalam proses hukum. BIN bukan lembaga penegak hukum," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bin Kasus Djoko Tjandra
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top