Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Achmad Yurianto Kenang Awal Ditunjuk Jadi Jubir Gugus Tugas Covid-19

Pada 9 Maret 2020, Ahcmad Yurianto atau Yuri resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai jubir Gugus Tugas Covid-19.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  17:59 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020). ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020). ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto yang sempat bertugas sebagai juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama lebih dari 140 hari.

Cerita tersebut berawal dari tugasnya sebagai Sekretaris Dirjen P2P untuk menangani penyebaran novel coronavirus di Wuhan. 

Begitu mendengar kabar tersebut, dia bersama timnya langsung cepat-cepat mencari referensi dengan bertanya kepada WHO dan para pakar kesehatan untuk menangani penyebaran ini.

Dia mengaku tidak punya pengalaman untuk penanganan penyakit ini. Sampai akhirnya pemerintah memutuskan untuk menjemput WNI yang ada di Wuhan, China. 

Tak hanya itu, Yuri juga ikut berperan dalam penjemputan anak buah kapal (ABK) World Dream di Bandara Kertajati Majalengka. Pada saat itu, banyak awak media yang mewawancarai dirinya lantaran dirinya yang ada di lapangan. 

"Maka ini diperhatikan oleh Bapak presiden. Begitu muncul kasus baru, banyak orang berkomentar. Presiden melihat akan lebih efektif kalau ada yang harus berbicara [ke publik]," katanya dalam podcast Kementerian Kesehatan, Jumat (24/7/2020).

Pada 9 Maret 2020, Yuri resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai jubir Gugus Tugas. "[Suatu pagi] saya tidak tahu diperintahkan untuk ikut rapat kabinet ke istana. Ya namanya dapat perintah dari atasan ya ikut saja. Lalu saya ditunjuk sebagai jubir," katanya.

Pada saat itu, dia mengaku tidak bereuforia dengan jabatan barunya, melainkan langsung fokus memikirkan rencana ke depan.

"Saya tidak berpikir kenapa saya ditunjuk, tetapi apa yang harus dilakukan. Begitu diberi tugas, itu sebuah kehormatan dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah telah menunjuk Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito untuk menggantikan Achmad Yurianto mulai hari ini pada 21 Juli 2020. Dengan demikian, Yuri akan kembali fokus untuk menangani kasus P2P, terutama terkait TBC.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top