Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tentara Laut India dan AS Adakan Latihan Bersama, Gertakan untuk China?

Latihan maritim tersebut menandakan kerja sama strategis yang berkembang antara New Delhi dan Washington pada saat meningkatnya ketegangan keduanya dengan China.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  08:38 WIB
Foto aerial dari pesawat militer Filipina memperlihatkan bagaimana China melakukan reklamasi di pulau karang di kawasan Kepulauan Spratly di Laut China Selatan yang letaknya berada di sebelah Barat Palawan, Filipina (11/5/2015). - Reuters/ Ritchie B. Tongo
Foto aerial dari pesawat militer Filipina memperlihatkan bagaimana China melakukan reklamasi di pulau karang di kawasan Kepulauan Spratly di Laut China Selatan yang letaknya berada di sebelah Barat Palawan, Filipina (11/5/2015). - Reuters/ Ritchie B. Tongo

Bisnis.com, JAKARTA - Kapal perang Angkatan Laut India telah mengadakan latihan bersama dengan Angkatan Laut Amerika Serikat di Samudra Hindia.

Dikutip dari VOA, latihan maritim tersebut menandakan kerja sama strategis yang berkembang antara New Delhi dan Washington pada saat meningkatnya ketegangan keduanya dengan China.

Latihan dimulai Senin di dekat Kepulauan Andaman dan Nicobar di India, yang terletak jauh dari daratan India, di dekat salah satu rute pengiriman tersibuk di dunia, Selat Malaka.

Angkatan Laut India menyebut latihan itu sebagai 'latihan perjalanan', sebuah rujukan untuk manuver yang diadakan oleh dua negara ketika sebuah kapal perang transit bergabung dengan yang lain.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan, latihan gabungan antara Angkatan Laut India dan kapal induk USS Nimitz menunjukkan komitmen kedua negara untuk kerja sama angkatan laut yang lebih kuat dan dukungan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

India dan AS melakukan latihan militer bersama pertama mereka November lalu, dan mereka berencana untuk mengadakan dialog antara dua menteri akhir tahun ini untuk membangun kemajuan kerja sama kedua pihak.

Laksamana Muda Jim Kirk, Komandan Nimitz Carrier Strike Group, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangkaian latihan meningkatkan interoperabilitas kami dan merupakan kesaksian akan fleksibilitas kedua Angkatan Laut kami.

Awal bulan ini dua kapal induk AS, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan, melakukan operasi bersama untuk menunjukkan kebebasan navigasi di Laut Cina Selatan.

Lokasi yang menjadi perselisihan antara China dan negara tetangganya yang lebih kecil. Amerika Serikat telah menolak klaim teritorial Tiongkok sebagai dan menyatakan tindakan tersebut melanggar hukum.

Ketegangan antara India dan China saat ini adalah yang terburuk dalam beberapa dasawarsa setelah bentrokan di perbatasan kedua negara di Himalaya yang menewaskan 20 tentara India.

Menteri Pertahanan Esper mengatakan AS sedang memantau dengan seksama situasi antara India dan China. Dia menambahkan bahwa dia senang melihat bahwa kedua belah pihak berusaha untuk mengurangi situasi ketegangan.

Analis geopolitik mengatakan hubungan yang memburuk antara kedua negara di Asia akan mendorong New Delhi untuk membangun hubungan strategis yang lebih dekat dan memperdalam kerja sama angkatan laut dengan Washington.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india amerika serikat
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top