Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tangis Wali Kota Risma Pecah saat Hadiri Pemakaman Anak Buahnya

Kepala Dinas P54 Surabaya Chandra Oratmangon meninggal dunia pada Senin (13/7/2020) di rumah sakit akibat penyakit pneumonia mrsa.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  10:56 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Bisnis.com, JAKARTA - Tangis Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani kembali pecah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Luapan kesedihan Risma kali ini dipicu oleh berpulangnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya Chandra Oratmangon.

Kepala DP54 sebelumnya sempat positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu. Chandra sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit pada awal Juli lalu.

Almarhumah sempat menjalani tes usap kedua kalinya dan dinyatakan negatif. Namun, Chandra akhirnya meninggal dunia pada Senin (13/7/2020) di rumah sakit akibat penyakit pneumonia mrsa yang dideritanya.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Wali Kota Risma menghadiri pemakaman Kepala DP54. Tak hanya menagisinya, Risma bahkan tampak tak sadarkan diri saat pemakaman tersebut.

Dilansir Antara, Risma menyebut Chandra Oratmangon  merupakan sosok berdedikasi tinggi. "Kami segenap pemerintah kota dan seluruh warga Surabaya berbela sungkawa atas meninggalnya staf, sahabat, dan teman kami yang luar biasa," kata Wali Kota Risma di Balai Kota Surabaya, Rabu (15/7/2020).

Risma mengatakan semasa hidup almarhumah adalah sosok yang berdedikasi tinggi, telaten, sabar dan ringan tangan dalam mengerjakan segala amanah yang diberikan kepadanya semasa menjabat di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menceritakan momen kebersamaannya dengan almarhumah saat menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya. Saat itu, Risma sengaja memilih sosok Chandra Oratmangon karena dedikasi dan loyalitas yang tinggi.

"Beliau adalah Kepala Dinas PMK perempuan pertama di Surabaya, bahkan mungkin di dunia," katanya.

Dari perjalanan karir almarhumah mulai dari Kepala Bidang (Kabid) Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas, Kepala Dinas PMK hingga terakhir Kepala DP5A membuat Risma semakin yakin akan ketekunan, kepekaan serta ketulusan almarhumah dalam mengemban tugasnya.

Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu, almarhumah mendapat amanah dari Wali Kota Risma untuk membantu mendistribusikan bantuan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Saya memilih Bu Chandra karena sangat ringan tangan dan rajin membantu. Saya juga kehilangan sosok beliau. Beliau meninggalkan kami semua dalam kondisi yang sangat baik," katanya.

Tidak hanya itu, Risma juga bersaksi bahwa Chandra Oratmangun adalah sosok ibu serta istri yang baik. Almarhumah selalu sabar dan tersenyum, tidak pernah marah meski capek, bahkan, almarhumah tidak pernah cemberut dan selalu bekerja secara maksimal.

"Saya juga sangat yakin beliau adalah orang tua, ibu, dan istri yang baik. Kami tahu betul karena juga ditunjukkan melalui kinerjanya selama ini. Bu Chandra selalu ada dalam ingatan kami," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya jawa timur walikota surabaya tri rismaharini
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top