Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Dampak Covid-19 pada Ekonomi di Negara-negara BRICS

BRICS, terdiri 5 negara besar, merupakan area bagi 42 persen warga dunia, dengan 26 persen luas permukaan bumi, dan kontribusi 27 persen bagi PDB dunia.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  05:59 WIB
BRICS adalah singkatan dari lima nama negara, yakni Brasil, Rusia, India, China dan South Africa atau Afrika Selatan. Gabungan keunggulan masing-masing negara anggota membuat BRICS diperhitungkan dalam percaturan global - Istimewa
BRICS adalah singkatan dari lima nama negara, yakni Brasil, Rusia, India, China dan South Africa atau Afrika Selatan. Gabungan keunggulan masing-masing negara anggota membuat BRICS diperhitungkan dalam percaturan global - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Panggung diplomasi global dunia mengenal sebuah blok bernama BRICS. Tidak resmi memang, tetapi deretan negara anggotanya bukan main-main.

Ada China yang merupakan negara berpenduduk paling jumbo sejagat sekaligus kekuatan nomor dua ekonomi dunia. Bergabung pula Rusia, negeri terluas di dunia pecahan adidaya Uni Soviet yang masih mewarisi sebagian kebesaran pendahulunya.

Turut berhimpun India yang memiliki populasi terbesar kedua di dunia setelah China. Tak ketinggalan Brasil, negara terkaya di Amerika Selatan. Terakhir adalah Afrika Selatan yang menjadi salah satu negara kuat di Benua Hitam.

BRICS adalah singkatan dari lima nama negara itu dalam bahasa Inggris. Gabungan keunggulan masing-masing negara anggota membuat BRICS diperhitungkan dalam percaturan global.

Menurut laman resminya, BRICS merupakan tempat berdiam 42 persen warga dunia, berkontribusi atas 26 persen luas permukaan Bumi, dan menyumbangkan 27 persen produk domestik bruto (PDB) dunia. Itu catatan pada 2013.

BRICS dirintis oleh Rusia pada 2006. Awalnya hanya empat negara, lalu bergabung Afrika Selatan sebagai anggota kelima pada 2010.

Meski menyebut diri tak formal, BRICS sudah menunjukkan tajinya di bidang ekonomi. BRICS mendirikan lembaga donor bernama Bank Pembangunan Baru (New Development Bank/NDB) dan mengucurkan pinjaman kepada anggotanya—yang modalnya berasal dari anggota juga.

Indikator Kesehatan dan Ekonomi Negara-negara BRICS pada Masa Pandemi COVID-19

NegaraPenduduk (Juta)Kasus Positif Corona (Ribu)Meninggal (Jiwa)Proyeksi Pertumbuhan 2020 ( persen)Tingkat Pengangguran (persen)Stimulus Ekonomi (US$ Miliar)
China1.439834.6341,05,9350
India1.38062718.225-3,224,0265
Brasil2121.50161.990-8,012,924
Rusia1456619.683-6,05,873
Afrika Selatan591682.844-7,130,126
Sumber: Worldometers (2 Juli), Bank Dunia, pemberitaan media setempat, 2020 (diolah)

Ketika BRICS pelan-pelan membangun kedigdayaannya, pandemi Covid-19 menghampiri. Sumbernya adalah virus corona yang dimulai dari dari salah satu anggotanya, China.

Seluruh negara terjangkiti, tak terkecuali BRICS. Ekonomi ‘porak-poranda’, meski optimisme terus dibangun.

Berikut dampak ekonomi negara-negara BRICS akibat pandemi Covid-19 yang dirangkum Bisnis.com:

1 dari 6 halaman

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil china india rusia afrika selatan
Editor : Oktaviano DB Hana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top