Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Bertambah Tujuh Orang

Total kumulatif WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.158 orang di 45 negara yang terdiri dari 765 sembuh, 84 meninggal, dan 309 dalam perawatan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  08:54 WIB
Sejumlah warga negara Indonesia berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. /ANTARA
Sejumlah warga negara Indonesia berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Warga Negara Indonesia (WNI) yang terkonfirmasi positif Covid-19 di luar negeri bertambah tujuh orang dan 11 orang dinyatakan sembuh per 9 Juli 2020.

Berdasarkan informasi yang dirilis Kementerian Luar Negeri pada Kamis (9/7/2020) pukul 08.00 WIB, kasus WNI positif Covid-19 bertambah tujuh orang yang tersebar di Singapura (5 WNI), Qatar (1 WNI), dan Kuwait (1 WNI). Selain itu, terdapat 11 WNI yang dinyatakan sembuh di Amerika Serikat.

Dengan demikian, total kumulatif WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.158 orang di 45 negara yang terdiri dari 765 sembuh, 84 meninggal, dan 309 dalam perawatan.

Dengan demikian, persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 66 persen. Adapun, Arab Saudi menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia.

Berikut rincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Amerika Serikat: 81 WNI (59 sembuh, 6 stabil, 16 meninggal)

2. Arab Saudi: 173 WNI (52 sembuh, 80 stabil, 41 meninggal)

3. Australia: 2 WNI (stabil)

4. Bahrain: 1 WNI (sembuh)

5. Bangladesh: 1 WNI (stabil)

6. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)

7. Belgia: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

8. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)

9. Chile: 1 WNI (stabil)

10. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

11. Ethiopia: 1 (sembuh)

12. Filipina: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

13. Finlandia: 1 WNI (sembuh)

14. Hong Kong: 2 WNI (stabil)

15. India: 75 WNI (sembuh)

16. Inggris: 20 WNI (17 sembuh, 3 meninggal)

17. Irlandia: 1 WNI (sembuh)

18. Italia: 3 WNI (sembuh)

19. Jepang: 2 WNI (sembuh)

20. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)

21. Kamboja: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

22. Kanada: 4 WNI (stabil)

23. Maladewa: 1 WNI (stabil)

24. Makedonia Utara: 1 WNI (sembuh)

25. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

26. Mesir: 1 WNI (stabil)

27. Kazakhstan: 1 WNI (sembuh)

28. Korea Selatan: 8 WNI (1 sembuh, 7 stabil)

29. Kuwait: 96 WNI (83 sembuh, 10 stabil, 3 meninggal)

30. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)

31. Malaysia: 167 WNI (47 sembuh, 118 stabil, 2 meninggal)

32. Oman: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

33. Pakistan: 33 WNI (32 sembuh, 1 stabil)

34. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

35. UEA: 55 WNI (45 sembuh, 5 stabil, 5 meninggal)

36. Qatar: 97 WNI (68 sembuh, 28 stabil, 1 meninggal)

37. Rusia: 19 WNI (sembuh)

38. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)

39. Spanyol: 13 WNI (sembuh)

40. Swedia: 1 WNI (stabil)

41. Taiwan: 3 WNI (sembuh)

42. Thailand: 1 WNI (sembuh)

43. Turki: 2 WNI (1 sembuh, 1 meninggal)

44. Vatikan: 8 WNI (sembuh)

45. Vietnam: 1 WNI (stabil)

46. Kapal Pesiar: 180 WNI (154 sembuh, 21 stabil, 5 meninggal).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top