Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ketegangan Meningkat, Eksportir AS Tetap Jual Kedelai ke China

Eksportir kedelai Amerika Serikat menjual sejumlah kargo ke pembeli yang dikelola pemerintah China, menurut orang-orang yang mengetahui transaksi ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  14:28 WIB
Kedelai - Bisnis.com
Kedelai - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Eksportir kedelai Amerika Serikat menjual sejumlah kargo ke pembeli yang dikelola pemerintah China, menurut orang-orang yang mengetahui transaksi ini.

Proses ini menunjukkan bahwa beberapa transaksi masih berjalan bahkan setelah para pejabat di Beijing memerintahkan penghentian pembelian sejumlah komoditas dari Negeri Paman Sam tersebut.

Sumber yang dtidak ingin disebutkan namanya tersebut mengatakan pengirim menjual sebanyak empat kargo kedelai AS. Sinograin, yang dikelola pemerintah China, sebelumnya menawar untuk membeli di kargo Pacific Northwest.

Dilansir dari Bloomberg, pejabat pemerintah China mengatakan kepada sejumlah perusahaan pertanian besar milik pemerintah untuk menghentikan impor beberapa barang pertanian AS termasuk kedelai.

Beijing kini tengah mengevaluasi situasinya dengan Washington setelah Presiden Donald Trump pada hari Jumat mengkritik China karena memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang kontroversial terhadap Hong Kong.

Kementerian perdagangan China tidak segera memberikan komentar mengenai rencana iini. Sementara itu, pejabat dari Sinograin dan Cofco juga tidak memberikan tanggapan.

Ada beberapa pengecualian dari larangan pembelian kedelai Amerika oleh Cofco dan Sinograin. Satu pengecualian adalah ketika pembeli negara mengimpor atas nama perusahaan swasta, yang tidak terpengaruh oleh penghentian tersebut.

Sementara itu, pengecualian lainnya adalah jika pengimpor negara membutuhkan kacang untuk menutupi posisi derivatif mereka, dan pengecualian ketiga adalah jika sudah ada transaksi yang sedang berlangsung, kata sumber tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat kedelai ekspor impor
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top