Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Darurat Corona Dicabut, Sekolah & Pusat Kebugaran Kembali Buka di Tokyo

Jepang perlahan membuka kembali kegiatan ekonomi di seluruh negara itu setelah status darurat untuk mengatasi virus corona dicabut secara nasional pekan lalu.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  16:02 WIB
Para pejalan kaki di Shibuya, Tokyo, Jepang, pada 26 Maret 2020 mengenakan masker untuk mencegah penyebaran virus corona jens Covid-19./Bloomberg - Kiyoshi Ota
Para pejalan kaki di Shibuya, Tokyo, Jepang, pada 26 Maret 2020 mengenakan masker untuk mencegah penyebaran virus corona jens Covid-19./Bloomberg - Kiyoshi Ota

Bisnis.com, JAKARTA - Siswa di Tokyo, Jepang, mulai kembali ke sekolah hari ini, Senin (1/6/2020). Sementara itu, bisnis seperti pusat kebugaran, sauna dan bioskop juga kembali beroperasi setelah dua bulan berada di bawah status darurat nasional yang mengharuskan penutupan toko.

Dilansir Bloomberg, Jepang perlahan membuka kembali kegiatan ekonomi di seluruh negara itu setelah status darurat untuk mengatasi virus corona dicabut secara nasional pekan lalu. Pertama kalinya dalam tiga bulan, sekolah-sekolah di ibu kota kembali membuka kelas, meskipun dengan kehadiran siswa yang masih sedikit.

Di Tokyo, Gubernur Yuriko Koike telah menyusun peta jalan pembukaan kembali tiga tahap untuk bisnis dapat melanjutkan operasi. Kota itu memasuki tahap dua dari rencana pelonggaran status darurat.

Hal itu memungkinkan gimnasium untuk melanjutkan operasi disertai protokol kesehatan. Demikian pula dengan berbagai bisnis. Ada lima kasus baru virus corona yang dilaporkan di Tokyo pada Minggu (31/5/2020).

Keadaan darurat selama tujuh minggu memberi gubernur regional wewenang untuk meminta perusahaan menutup dan mendesak warga agar tinggal di rumah untuk mencegah penularan virus corona. Meskipun tidak menerapkan sanksi bagi yang tak menaati, banyak perusahaan dan warga negara mematuhinya.

Bahkan, tanpa lockdown seperti yang terlihat di bagian lain dunia, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada bulan lalu mampu mengangkat keadaan darurat lebih awal dari yang diharapkan, dengan infeksi baru telah turun ke nol di banyak prefektur.

Sementara itu, banyak bisnis di Tokyo, mulai dari karaoke dan taman hiburan hingga salon dan klub tari, akan diminta untuk tetap tutup lebih lama. Klub malam, bar dan tempat musik kecil, yang telah diidentifikasi sebagai tempat kluster infeksi, akan tetap tutup sampai pemerintah nasional memutuskan pedoman untuk membuka kembali. Tokyo Disney Resort juga akan tetap tutup untuk sementara waktu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top