Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menlu Retno dan Menlu AS Berbincang via Telepon, 3 Isu Penting Ini Dibahas

Keduanya membahas tiga hal penting, yakni Afganistan, kerja sama Covid-19, dan isu Palestina.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  16:18 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO - Wahyu Putro A
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO - Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi baru saja melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Terdapat tiga hal yang dibahas, yakni terkait Afganistan, kerja sama Covid-19, dan Palestina.

Plt Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) Kementerian Luar Negeri Achmad Rizal Purnama mengatakan panggilan telepon itu dilakukan pada pagi hari ini, Rabu (27/5).

Pertama, keduanya membahas soal perkembangan Afghanistan. Adanya kesepakatan pemerintah Ashraf Ghani-Abdullah Abdullah dan adanya gencatan senjata antara taliban dan Afghanistan terkait Idul Fitri.

“Ini perkembangan penting yang tentu akan memuluskan proses ke depan Intra-Afghan Dialogue. Bu menteri menegaskan pentingnya kepemimpinan AS untuk terus mendorong proses perdamaian,” ujar Achmad, Rabu (27/5/2020).

Menurut Achmad, Menlu juga menyampaikan adanya pernyataan bersama dari lima negara yang disebut dengan QUINT yakni Qatar, Uzbekistan, Indonesia, Norwegia, Jerman atau yang biasa disebut dengan Quint untuk terus mendorong Intra-Afghan Dialogue.

Kedua, percakapan ini menyinggung soal kerja sama penanganan Covid-19. Menlu Retno menekankan pentingnya jaminan ketersediaan vaksin dan obat-obatan yang terjangkau bagi negara berkembang dan negara belum berkembang.

Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan memberikan bantuan ventilator kepada Indonesia lantaran hubungan baiknya dengan Presiden Joko Widodo. Bantuan tahap pertama direnanakan akan tiba pada akhir Mei ini atau awal Juni.

Ketiga, mereka membicarakan perihal Palestina. Menlu Retno terus mendorong dan mendukung perjuangan negara Palestina, terkait mengantisipasi rencana aneksasi yang sudah diumumkan oleh Israel.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji terus maju dengan langkah aneksasi dengan menduduki wilayah Tepi Barat atau West Bank.

Jika aneksasi terjadi, solusi perdamaian antara kedua negara bakal terancam. Palestina telah menyatakan kemarahannya atas rencana Israel untuk memperkuat cengkeramannya lebih lanjut di tanah yang direbutnya dalam perang Arab-Israel pada 1967 itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat palestina Virus Corona retno l.p. marsudi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top