Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penularan Covid-19 Masih Terjadi, Ini Angka Pertambahan Kasus Hari ini

Hingga hari ini, Selasa A(26/5/2020) pertambahan kasus positif terinfeksi virus Corona penyebab Covid-19 masih terjadi di Indonesia.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  16:49 WIB
Ilustrasi-Petugas gabungan dari pemerintah Kabupaten Sukabumi, TNI/polisi, dan petugas keamanan lain saat memeriksa penumpang kendaraan yang masuk ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19. -  Antara/Aditya Rohman
Ilustrasi-Petugas gabungan dari pemerintah Kabupaten Sukabumi, TNI/polisi, dan petugas keamanan lain saat memeriksa penumpang kendaraan yang masuk ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19. - Antara/Aditya Rohman

Bisnis.com, JAKARTA - Hingga hari ini, Selasa A(26/5/2020) pertambahan kasus positif terinfeksi virus Corona penyebab Covid-19 masih terjadi di Indonesia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengajak semua pihak bersama-sama memutuskan mata rantai penularan.

"Kita jalani norma hidup baru. normal baru yang berbasis pada kebiasaan dan pembiasaan pola hidup sehat, harus rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir," ujar Yuri, nama populer Achmad Yurianto, saat menyampaikan informasi terbaru penanganan Covid-19, Selasa (26/5/2020).

"Kita mulai berpikir apabila harus keluar rumah, gunakan masker, batasi waktunya. Kalau harus bekerja maka jaga di ruang kerja, di lingkungan kerja, tetap mengedepankan prinsip bersih, menjaga jarak. dan harus disiapkan fasilitas yang sangat memungkinkan dan mudah diakses dengan sabun," ujarnya.

Terkait norma baru yang harus dilakukan, Yuri kembali mengingatkan untuk menghindari kerumunan. Selain itu dia mengingatkan agar mulai membiasakan diri untuk tidak menggunakan fasilitas bersama secara bergantian.

"Kalaupun harus menggunakan bergantian, pastikan fasilitas itu dibersihkan secara rutin, karena ini cara yang harus dilakukan," lanjut Yuri.

Berdasarkan data, hari ini tercatat ada 87 laboratorium RT-PCR aktif. Selain itu terdapat 42 laboratorium TCM Aktif, dan 152 laboratorium jejaring yang terdiri atas 101 lab RT-PCR dan 51 lab TCM.

Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 7.152, terdiri atas 6.917 spesimen yang diperiksa di Lab RT-PCR dan 235 spesimen diperiksa di lab TCM. Adapun jumlah spesimen dalam verifikasi hari ini sebanyak 6.059 spesimen.

Secara kumulatif, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 264.098, terdiri atas 261.343 spesimen diperiksa di lab RT-PCR, dan  2.755 spesimen diperiksa di lab TCM.

Jumlah orang yang diperiksa sebanyak 188.302 orang, terdiri atas 186.513 orang diperiksa di lab RT-PCR dan 1.789 orang diperiksa di  lab TCM.

Hari ini konfirmasi hasil positif tercatat sebanyak 415 orang berdasarkan pemeriksaan dengan RT-PCR terhadap 385 orang dan pemeriksaan dengan TCM terhadap 30 orang.

Secara kumulatif hhasil positif mencapai 23.165 orang, terdiri atas hasil di lab RT-PCR 22,710 orang dan lab TCM 455 orang.

Sedangkan hasil negatif hari ini mencapai 4.695 orang berdasar terdiri atas hasil pemeriksaan RT-PCR 4,561 orang, dan TCM 134 orang.

Sedangkan hasil negatif kumulatif sebanyak 165.137 orang terdiri atas hasl RT-PCR 163.803 orang dan TCM 1.334 orang. Adapun possitive rate (jumlah hasil positif berbanding jumlah kasus yang diperiksa spesimennya) 12.3 persen.

Terkait data kasus, terdapat beberapa catatanan berikut:

  • ODP yang masih dipantau 65,748 orang
  • PDP yang masih diawasi 12,022 orang
  • Konfirmasi Covid-19 23,165 orang
  • Kasus Sembuh 5,877 orang
  • Kasus Meninggal 1,418 orang
  • Provinsi terdampak 34 provinsi
  • Kab/Kota terdampak 406 kab/kota

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top