Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Malaysia Kenakan Biaya 150 Ringgit Bagi Pendatang dari Luar Negeri

Seluruh pendatang yang hendak memasuki Malaysia harus menandatangani persetujuan membayar biaya karantina sebelum keberangkatannya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  15:16 WIB
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul

Bisnis.com, JAKARTA - Malaysia memutuskan kebijakan karantina baru bagi pendatang dengan mengenakan 150 ringgit atau sekitar Rp508.000 per hari.

Dilansir dari Strait Times, Kamis (21/5/2020), seluruh pendatang yang hendak memasuki Malaysia harus menandatangani persetujuan membayar biaya karantina sebelum keberangkatannya.

Menteri Senior Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan Malaysia akan mengenakan tarif setengahnya untuk pelayanan karantina. Sementara non-residen, termasuk pasutri dan keluarga akan dikenakan tarif penuh.

Ismail Sabri mengungkapkan bahwa Dewan Keamanan Nasional menetapkan biaya karantina per hari senilai 150 ringgit (S$48,75).

"Kebijakan ini akan berlaku pada 1 Juni karena Malaysia akan terus mengenakan karantina wajib pada mereka yang kembali dari luar negeri untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya di depan media, Rabu (20/5/2020).

Departemen Imigrasi akan mengeluarkan arahan kepada semua perusahaan maskapai penerbangan untuk menjadikannya syarat bagi penumpang yang turun di Malaysia untuk membawa surat perjanjian ini dengan mereka.

South China Morning Post melaporkan, saat ini terdapat 38.371 warga Malaysia yang dikarantina setelah bepergian ke luar negeri.

Sebanyak 30.200 orang telah menyelesaikan masa karantinanya dan diperbolehkan pulang. Pada 14 Mei 2020, Ismail Sabri mengatakan ada sejumlah pasutri dan keluarga yang menolak membayar biaya karantina.

Bagi yang menolak, fasilitas imigrasinya akan dicabut sehingga mereka harus terus-menerus memperbarui izin ke imigrasi untuk tinggal di Malaysia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top