Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WHO: Kasus Global Virus Corona Cetak Rekor Harian Tertinggi

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan, lebih dari 106.000 kasus Covid-19 baru tercatat selama 24 jam, angka terbesar sejak dimulainya pandemi.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  10:31 WIB
Lambang WHO di pintu utama kantor pusatnya di Jenewa, Swiss - Bloomberg/Stefan Wermuth
Lambang WHO di pintu utama kantor pusatnya di Jenewa, Swiss - Bloomberg/Stefan Wermuth

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah kasus baru virus Corona yang dilaporkan di seluruh dunia mencapai rekor tertinggi harian pada Rabu, 19 Mei 2020.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan, lebih dari 106.000 kasus Covid-19 baru tercatat selama 24 jam, angka terbesar sejak dimulainya pandemi.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan hampir dua pertiga dari kasus harian yang dilaporkan hanya ada di empat negara.

Sementara itu, Amerika Serikat memimpin dunia dalam jumlah kasus baru Selasa lalu, dengan 45.251 kasus baru, diikuti oleh Rusia dengan 9.263 kasus infeksi.

Beberapa bagian Eropa dibuka kembali secara bertahap setelah melihat penurunan pada kasus dan kematian Covid-19, negara-negara seperti Brasil dan Rusia melaporkan peningkatan jumlah infeksi baru.

"Kita masih memiliki jalan panjang untuk menghadapi pandemi ini. Kami sangat prihatin dengan meningkatnya kasus di negara berpenghasilan rendah dan menengah," kata Tedros, dilansir Forbes, Kamis (21/5/2020).

Menurut hitungan Universitas Johns Hopkins, ada hampir 5 juta kasus virus korona yang dikonfirmasi pada Rabu, 20 Mei 2020 sore. AS menduduki posisi mayoritas dengan 1,5 juta kasus.

Adapun, Presiden Donald Trump telah bolak-balik menyatakan ancaman kepada WHO yang dia tuding bersalah dalam mengelola dan menutupi pandemi virus corona.

AS adalah penyumbang keuangan terbesar WHO dalam beberapa tahun terakhir. AS dilaporkan menyediakan sekitar US$400 juta hingga US$500 juta dari total anggaran WHO sebesar US$4,8 miliar, atau sekitar 15 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top