Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Lambang World Health Organization (WHO) terpampang di pintu masuk kantor pusat badan kesehatan dunia itu di Jenewa, Swiss, Selasa (18/2/2020). - Bloomberg/Stefan Wermuth
Premium

WHO di Tengah Kekuatan China dan AS

Hubungan yang tak harmonis antara AS dan China akibat sengketa dagang, kini telah meluas dan melibatkan pihak lain, WHO.

Bisnis.com, JAKARTA — Perseteruan antara Amerika Serikat (AS) dengan China telah menyeret World Health Organization (WHO) ke dalam pusaran perang dingin.

Setelah mengancam bakal memangkas sumbangan dana AS ke WHO, Presiden AS Donald Trump kembali melancarkan serangannya dengan berencana membekukan dana untuk organisasi kesehatan dunia ini. Padahal, kini, dunia tengah fokus mengatasi pandemi Covid-19.

Melalui surat setebal empat halaman tertanggal 18 Mei 2020 yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Trump menumpahkan segala keluhannya soal penanganan organisasi ini atas pandemi virus corona.

“Jelas jika salah langkah yang berulang kali dilakukan oleh Anda dan organisasi Anda dalam merespons pandemi ini berakibat sangat berat bagi dunia. Satu-satunya jalan ke depan untuk Organisasi Kesehatan Dunia adalah jika benar-benar dapat menunjukkan kemerdekaan dari China,” tulis Trump dalam cuitan Twitter-nya, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, pemerintahannya telah memulai diskusi dengan pihak WHO tentang bagaimana mereformasi organisasi tersebut.

“Jika Organisasi Kesehatan Dunia tidak berkomitmen melakukan perbaikan-perbaikan substantif yang besar dalam 30 hari ke depan, saya akan membuat pembekuan pendanaan AS untuk Organisasi Kesehatan Dunia secara sementara menjadi permanen dan mempertimbangkan kembali keanggotaan kami dalam organisasi ini,” lanjut Trump.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top