Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jurnalis Senior Suryopratomo Jadi Calon Dubes RI untuk Singapura

Nama Suryopratomo masuk menjadi Calon Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa Penuh RI untuk Republik Singapura, berkedudukan di Singapura.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  19:27 WIB
Jurnalis Senior Metro TV, Suryopratomo - Antara.
Jurnalis Senior Metro TV, Suryopratomo - Antara.

Bisnis.com, JAKARTA - Jurnalis seniro dan mantan pemimpin redaksi stasiun TV nasional, Metro TV, Suryopratomo masuk ke dalam daftar nama calon duta besar.

Kabar itu datang dari sebuah gambar yang beredar di jejaring aplikasi pesan instan. Gambar itu menunjukkan sebuah daftar para calon duta besar.

Nama Suryopratomo menjadi Calon Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa Penuh RI untuk Republik Singapura, berkedudukan di Singapura. Selain itu, ada sejumlah nama lain seperti Sukmo Harsono dan Wisnu Edi Pratignyo.

Plt. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengungkapkan bahwa proses pengangkatan seorang dubes sebenarnya cukup panjang.

Setelah fit and proper test oleh DPR masih ada proses penting lainnya yaitu permintaan persetujuan ke negara yang dituju.

"Oleh karenanya dalam etika diplomasi, nama calon dubes tidak diumumkan sampai agreement diperoleh," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (11/5/2020).

Dia mengatakan pergantian duta besar kali ini dilatar belakangi beberapa faktor, salah satunya ada beberapa pos duta besar yang memang sudah akan berakhir masa penugasannya.

"Pengajuan Dubes adalah hak prerogratif presiden. Dalam prosesnya memang menteri luar negeri memberikan usulan dan pertimbangan," tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Suryopratomo mengatakan pencalonan dirinya belum berbuah keputusan. Dia mengaku belum mendapatkan informasi terkait keputusan pencalonan dirinya sebagai duta besar.

"Konfirmasi jangan ke saya. Ke Kemlu. Wah belum. Fit and proper saja belum. Saya malah belum dapat," katanya kepada Bisnis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu dubes
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top