Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris Bersiap Hadapi Kinerja Ekonomi Terburuk dalam 300 Tahun

Bank sentral Inggris, Bank of England, memperingatkan bahwa ekonomi negara itu dapat menderita kinerja terburuk dalam 300 tahun karena dampak pandemi virus corona jenis Covid-19.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 07 Mei 2020  |  18:43 WIB
Mobil ambulans siaga di sebuah rumah sakit di London, Inggris, di tengah pandemi corona. - Bloomberg
Mobil ambulans siaga di sebuah rumah sakit di London, Inggris, di tengah pandemi corona. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bank sentral Inggris, Bank of England, memperingatkan bahwa ekonomi negara itu dapat menderita kinerja terburuk dalam 300 tahun karena dampak pandemi virus corona jenis Covid-19.

BoE mengatakan perekonomian dapat menyusut sebesar 14 persen pada tahun ini, dengan perkiraan karantina wilayah akan dikurangi pada Juni, yang akan mendorong negara itu ke dalam resesi terdalam dalam catatan.

Tingkat pengangguran bisa mencapai hampir 10 persen karena lockdown yang berlanjut menyebabkan kerusakan ekonomi.

BoE mengatakan pandemi Covid-19 adalah "secara dramatis mengurangi pekerjaan dan pendapatan di Inggris."

Prediksi mengerikan itu muncul ketika Komite Kebijakan Moneter Bank, yang menetapkan suku bunga, mengumumkan bahwa suku bunga tidak berubah pada level terendah sepanjang sejarah yakni 0,1 persen.

Meskipun telah dilakukan upaya terbaik untuk melindungi ekonomi dari kemerosotan pertumbuhan akibat pandemi, kondisi sulit dialami berbagai perusahaan papan atas termasuk British Airways, Virgin Atlantic, dan Debenhams dan selama sepekan terakhir lebih dari 6 juta karyawan telah “lumpuh”, di mana pemerintah membayar 80 persen gaji karyawan yang tidak bekerja selama lockdown.

Namun, dalam Laporan Stabilitas Keuangan terbarunya, BoE mengklaim ekonomi Inggris memasuki lockdown dalam posisi yang lebih kuat daripada sebelum krisis keuangan 2008 karena paket dukungan yang luas, termasuk pembebasan pembayaran hipotek dan kartu kredit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Virus Corona

Sumber : Newsweek

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top